Profil Juda Agung, Wakil Menteri Keuangan Pengganti Thomas Djiwandono

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Pelantikan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026. 

Pengangkatan Juda Agung sebagai Wamenkeu ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 3M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.  

Juda Agung resmi menggantikan Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pergantian ini dilakukan seiring dengan penunjukan Thomas sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. 

Berkarier Sejak 1991 

Karier Juda Agung di Bank Indonesia dimulai sejak 1991. Selama lebih dari tiga dekade, ia menempati berbagai posisi strategis yang berkaitan dengan kebijakan moneter, makroprudensial, hingga pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan bank sentral. 

Pengalaman panjang ini menjadi salah satu modal utama Juda Agung dalam mendukung pengelolaan kebijakan fiskal di Kementerian Keuangan. 

Rekam Jejak Panjang di Bank Indonesia 

Sebelum dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung dikenal sebagai bank sentralis dengan pengalaman panjang di Bank Indonesia. Ia tercatat mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada 13 Januari 2025. 

Adapun sejumlah posisi strategis yang pernah diemban Juda Agung di Bank Indonesia, antara lain: 

  • Deputi Gubernur Bank Indonesia (2022–2026) 
  • Asisten Gubernur Bank Indonesia (2020–2022) 
  • Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (2014–2017) 
  • Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat (2017) 
  • Pegawai Penugasan Setingkat Direktur Eksekutif Departemen Sumber Daya Manusia (2017–2019) 

Selain itu, Juda juga pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ex-Officio Bank Indonesia. 

Pengalaman tersebut membuat Juda Agung terlibat langsung dalam perumusan kebijakan strategis, khususnya di bidang stabilitas sistem keuangan, kebijakan makroprudensial, serta koordinasi kebijakan ekonomi nasional. 

Baca Juga: Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Ini Rekam Jejak dan Latar Belakangnya

Latar Belakang Pendidikan 

Dari sisi akademik, Juda Agung memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dan relevan dengan bidang kebijakan ekonomi dan keuangan, yaitu: 

  • Sarjana Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB), 1987 
  • Master bidang Commercial and Social Science, University of Birmingham, 1995 
  • PhD bidang Economics, University of Birmingham, 1999 

Kombinasi latar belakang pendidikan dan pengalaman teknokrat tersebut dinilai memperkuat kapasitas Juda Agung dalam mendampingi Menteri Keuangan. 

Mandat Presiden: Perkuat Sinergi Fiskal dan Moneter 

Sebagai Wakil Menteri Keuangan yang baru dilantik, Juda Agung menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan kebijakan fiskal dan moneter. Dalam pelantikan tersebut, Juda menyampaikan sumpah jabatan dan menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi etika jabatan dan penuh tanggung jawab. 

Ia juga mengaku mendapat mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat koordinasi kedua kebijakan tersebut. Menurut Juda, sinergi yang kuat antara kebijakan fiskal dan moneter menjadi modal penting untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi nasional. 

“Tentu saja saya dari Bank Indonesia ke sini, saya kira koordinasi dan sinergi antara fiskal dan moneter akan semakin baik dan erat,” ujarnya, dikutip Kamis (6/2/2026). 

Juda mengakui bahwa perpindahannya dari Bank Indonesia ke Kementerian Keuangan merupakan pengalaman baru. Meski demikian, ia optimistis dapat segera beradaptasi dan berkontribusi dalam perumusan kebijakan fiskal. 

Keyakinan tersebut didukung oleh pengalamannya yang selama ini intens berkoordinasi dengan jajaran pimpinan Kementerian Keuangan. 

  • Sering berkoordinasi dengan pejabat eselon I dan II Kemenkeu 
  • Terlibat dalam diskusi lintas kebijakan fiskal dan moneter 
  • Memiliki pemahaman atas proses perumusan kebijakan pemerintah 

“Pindah kantor dari Thamrin ke Lapangan Banteng adalah sesuatu yang baru, tapi wajah-wajah eselon I dan II ini wajahnya familiar. Koordinasi fiskal dan moneter bukan hal baru bagi saya,” tutup Juda. 

Baca Juga: Resmi Jabat Hakim Agung TUN Pajak, Intip Profil Budi Nugroho dan Diana Ginting

FAQ Seputar Profil Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan 

1. Siapa Juda Agung? 

Juda Agung adalah Wakil Menteri Keuangan periode 2024–2029 yang sebelumnya berkarier panjang di Bank Indonesia, termasuk menjabat sebagai Deputi Gubernur BI. 

2. Juda Agung menggantikan siapa sebagai Wamenkeu? 

Juda Agung menggantikan Thomas Djiwandono yang mengundurkan diri karena terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. 

3. Apa latar belakang karier Juda Agung sebelum menjadi Wamenkeu? 

Juda mengawali karier di Bank Indonesia sejak 1991 dan pernah menjabat berbagai posisi strategis, seperti Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, Kepala Perwakilan BI Jawa Barat, Asisten Gubernur, hingga Deputi Gubernur BI. 

4. Apa mandat utama Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan? 

Juda mendapat mandat untuk memperkuat koordinasi dan sinergi kebijakan fiskal dan moneter guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas makroekonomi. 

5. Apa latar belakang pendidikan Juda Agung? 

Juda Agung merupakan lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB), serta meraih gelar Master dan PhD di bidang ekonomi dari University of Birmingham, Inggris. 

Baca Juga Berita dan Artikel Pajakku Lainnya di Google News