Pendaftaran Program Magang Nasional Dibuka, Peserta Bakal Dapat Gaji dari Pajak!

Pemerintah resmi membuka pendaftaran Program Magang Nasional pada Selasa (7/10/2025). Program ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi 8+4+5 yang khusus dirancang untuk lulusan baru perguruan tinggi (fresh graduate). 

“Magang nasional bertujuan untuk mengenalkan dunia kerja, meningkatkan kompetensi terkait bidang keilmuannya, dan memberikan pengalaman kerja sehingga fresh graduate memiliki peluang untuk bisa bekerja,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Cris Kuntadi, dikutip Rabu (8/10/2025). 

Program ini akan berlangsung selama enam bulan, mulai dari 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026. Selama magang, peserta akan ditempatkan di perusahaan mitra melalui skema magang terstruktur yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha. 

Pada tahap awal, pemerintah menargetkan 20.000 peserta untuk mengikuti program magang nasional ini. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp198 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

Sebagaimana diketahui, penerimaan pajak menyumbang sekitar 70% dari total APBN Indonesia. Dengan begitu, bisa dikatakan bahwa gaji peserta magang nasional akan dibayar dari uang pajak yang dikumpulkan negara. 

Baca Juga: Rincian Paket Stimulus Ekonomi 4+8+5, Ada PPh DTP hingga Ribuan Lowongan Kerja!

Dapat Uang Saku dari Pajak 

Peserta yang lolos seleksi akan menerima uang saku setara dengan Upah Minimum Kota/Provinsi (UMK/UMP) sesuai lokasi penempatan. Besarannya sendiri bervariasi, misalnya: 

  • Sekitar Rp5 juta per bulan di Jakarta, 
  • Sekitar Rp3–3,3 juta per bulan di daerah lain. 

Selama enam bulan masa magang, total insentif yang diterima peserta bisa mencapai Rp19,8 juta hingga Rp20 juta, tergantung wilayah. Dana tersebut sepenuhnya dibayar pemerintah melalui APBN, dan disalurkan lewat bank-bank Himbara

Selain uang saku, para peserta juga akan mendapatkan jaminan sosial tenaga kerja, meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JM), yang dibiayai pemerintah.  

Syarat dan Kriteria Peserta 

Program Magang Nasional 2025 terbuka khusus bagi lulusan baru (fresh graduate) yang memenuhi syarat berikut: 

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK yang valid. 
  • Lulusan Diploma (D1–D4) atau Sarjana (S1) dengan masa kelulusan maksimal 1 tahun sejak tanggal ijazah
  • Berasal dari perguruan tinggi negeri atau swasta yang terdaftar di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). 

Program ini tidak terbuka untuk lulusan yang sudah lebih dari satu tahun lulus atau non-fresh graduate. Data peserta akan dicocokkan dengan lowongan magang berdasarkan sistem dari Kemendikbudristek agar penempatan sesuai bidang studi. 

Cara Daftar Program Magang Nasional 

Pendaftaran dilakukan secara online melalui platform SIAPKerja milik Kemnaker. Berikut langkah-langkahnya: 

  1. Akses situs resmi kemnaker.go.id atau unduh aplikasi SIAPKerja di Play Store/App Store. 
  2. Klik Masuk lalu pilih Daftar Sekarang
  3. Masukkan NIK, nama lengkap, email aktif, dan nomor HP, lalu buat kata sandi. 
  4. Aktivasi akun dengan kode OTP yang dikirim melalui SMS. 
  5. Lengkapi profil dengan dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, CV, foto, dan sertifikat pelatihan. 
  6. Setelah profil divalidasi, peserta bisa memilih lowongan magang dari perusahaan mitra melalui dashboard. 
  7. Peserta yang lolos validasi akan mengikuti tahap rekrutmen oleh perusahaan, seperti wawancara atau tes tambahan. 

Ribuan Perusahaan Sudah Bergabung 

Hingga Minggu (5/10/2025), Kemnaker mencatat ada 549 perusahaan yang sudah resmi bergabung melalui platform MagangHub. Program ini melibatkan berbagai sektor seperti makanan-minuman, pertanian, industri kreatif, logistik, pariwisata, dan BUMN. 

Beberapa perusahaan besar yang telah bergabung, di antaranya: 

  • BUMN: BNI, BRI, BTN, Pertamina Power Indonesia, Pertamina Patra Niaga, KAI, Jasamarga, WIKA, INKA, Hutama Karya, Semen Gresik, dan Sinergi Gula Nusantara. 
  • Swasta: Bank Syariah BTPN, Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Aeon Indonesia, Amaris Hotel Padang, Garudafood, Mustika Ratu, Sanken, Ramayana, detikNetwork, dan Trans Grosir Indonesia. 

Program ini juga dirancang agar perusahaan mitra melaporkan progres magang peserta setiap bulan kepada Kemnaker untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif. 

Baca Juga: Gaji Pejabat Resmi Naik, dari Mana Sumbernya?

Jadwal Pelaksanaan 

  • 1–7 Oktober 2025: Pendaftaran dan pengajuan lowongan oleh perusahaan mitra. 
  • 7–12 Oktober 2025: Pendaftaran peserta. 
  • 13–14 Oktober 2025: Seleksi dan pengumuman peserta lolos. 
  • 15 Oktober 2025: Peluncuran resmi program dan awal masa magang. 

Peserta atau perusahaan yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi helpdesk di maganghub.kemnaker.go.id

FAQ Seputar Program Magang Nasional 2025 

1. Siapa saja yang bisa ikut Program Magang Nasional? 

Program ini khusus untuk fresh graduate yang baru lulus maksimal 1 tahun terakhir dari jenjang D1–S1, baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta yang terdaftar di Kemendikbudristek

2. Berapa lama durasi magang ini? 

Program berlangsung selama 6 bulan, dimulai 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026

3. Apakah peserta akan menerima gaji? 

Ya. Peserta akan menerima uang saku setara upah minimum (UMK/UMP) sesuai lokasi magang, dibayar langsung oleh pemerintah melalui bank Himbara. 

4. Dari mana sumber dana untuk program ini? 

Pendanaan berasal dari APBN, yang sebagian besar dananya bersumber dari penerimaan pajak. Jadi, secara tidak langsung, gaji peserta magang dibayar dari uang pajak

5. Bagaimana cara mendaftar Program Magang Nasional 2025? 

Pendaftaran dilakukan secara online melalui akun SIAPKerja di situs resmi maganghub.kemnaker.go.id, dengan melengkapi profil dan dokumen pendukung seperti ijazah, CV, dan transkrip nilai. 

6. Apakah peserta magang bisa langsung diangkat jadi karyawan tetap? 

Tidak otomatis, tetapi pengalaman magang ini dapat meningkatkan peluang untuk direkrut oleh perusahaan mitra atau membuka kesempatan karier di industri sejenis. 

7. Kapan hasil seleksi diumumkan? 

 Pengumuman peserta lolos dijadwalkan pada 13–14 Oktober 2025, sebelum program dimulai pada 15 Oktober 2025

Baca Juga Berita dan Artikel Pajakku Lainnya di Google News