Presiden Prabowo Subianto mengubah rincian delapan program hasil terbaik cepat dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025. Salah satunya terkait kenaikan gaji, yang kini juga bakal dinikmati oleh pejabat negara.
Dalam beleid sebelumnya, yakni Peraturan Presiden (Perpres) No. 109 Tahun 2024 tentang RKP 2025, disebutkan bahwa kenaikan gaji semula hanya ditujukan untuk aparatur sipil negara (ASN) dan TNI/Polri. Namun, kini, program tersebut juga menyasar pejabat negara lainnya.
“Menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh), TNI/Polri, dan pejabat negara,” demikian bunyi poin keenam dalam RKP 2025 terbaru versi Perpres No. 79 Tahun 2025, dikutip pada Kamis (18/9/2025).
Lantas, dari mana sumber gaji tersebut?
Baca Juga: Ke Mana Larinya Uang Pajak yang Dibayarkan Warga Negara?
Dibayar lewat APBN
Ini sejatinya bukan kali pertama diskursus mengenai asal-usul gaji ASN mencuat. Pada tahun 2019 lalu, isu serupa juga sempat memanas hingga membuat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara.
Direktur Penyusunan APBN Ditjen Anggaran Kemenkeu kala itu, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, menegaskan bahwa gaji ASN,baik pegawai negeri sipil (PNS) biasa maupun pejabat negara setingkat menteri, anggota DPR, hingga Presiden, dibayarkan melalui APBN.
“(Gaji PNS) dari APBN. APBN punya siapa? Masyarakat. APBN itu ada pendapatan, ada belanja. Pendapatan dari mana? Dari pajak, dan itu juga dari masyarakat,” jelasnya, dikutip dari detik Finance.
Agar lebih jelas, mari lihat lebih dalam isi APBN. Anggaran negara ini terbagi menjadi pendapatan dan belanja. Gaji PNS termasuk dalam pos belanja negara. Lalu, dari mana dana pendapatan itu berasal?
Pajak
Kontribusi terbesar berasal dari pajak, seperti Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Dengan kata lain, sebagian dari pajak yang dibayarkan masyarakat digunakan untuk membayar gaji PNS.
Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
Selain pajak, negara juga memperoleh pemasukan dari sektor non-pajak, misalnya retribusi, hasil pengelolaan aset negara, hingga layanan publik tertentu.
Pembiayaan Utang
Dalam kondisi tertentu, pemerintah juga menggunakan utang untuk menutup kebutuhan anggaran. Dana dari utang ini bisa dialokasikan ke berbagai sektor, termasuk operasional pemerintahan.
Baca Juga: Pajak Pejabat Negara Ditanggung Pemerintah (DTP), Dari Mana Sumbernya?
Komponen Gaji PNS
Besaran gaji PNS tidak sama, tergantung pangkat, golongan, masa kerja, serta instansi tempat bertugas. Secara umum, ada beberapa komponen utama yang dibayarkan negara:
- Gaji pokok, ditentukan berdasarkan golongan dan masa kerja. Pada 2024, gaji pokok PNS naik sesuai Perpres No. 10 Tahun 2024.
- Tunjangan kinerja, diberikan berdasarkan hasil penilaian kinerja. Nilainya berbeda-beda antar instansi, dan biasanya lebih tinggi di lembaga dengan target output besar.
- Tunjangan keluarga dan jabatan, misalnya tunjangan untuk istri/suami, anak, atau jabatan struktural dan fungsional.
- Tunjangan kemahalan dan daerah khusus, diperuntukkan bagi PNS yang bertugas di wilayah dengan biaya hidup tinggi atau daerah terpencil.









