Seiring berkembangnya teknologi digital hal-hal yang memiliki kaitan dengan motion graphic juga sedang mengalami kenaikan tingkat popularitas di kalangan anak muda jaman sekarang. Tak sedikit yang tertarik dengan profesi sebagai seorang motion grapic designer terutama mereka yang memiliki kemampuan atau keahlian dalam bidang komputer baik itu IT maupun teknologi digital lainnya. Sebelum membahas mengenai profesi seorang motion grapic designer kita ulas terlebih dahulu terkait motion graphic. Apa sih, sebenarnya motion graphic tersebut?
Dalam dunia broadcast, motion graphic biasanya digunakan dala pembuatan iklan komersial, berita, hiburan, iklan promosi, atau sebuah acar suatu program televisi. Secara sederhana, motion graphic bisa dikatakan sebagai suatu animasi dengan komponen utamnaya yang berupa teks. Dapat dikatakan, bahwa motion graphic merupakan desain grafis yang dibuatkan suatu animasi. Lantas, apa sih kegunaan dari motion graphic ini?
- Dapat membagikan informasi dengan cara yang lebih mudah dan efektif, melalui pengolahan informasi dengan menambhkan gambar bergerak lalu menambahkan audio serta tulisan yang sesuai
- Dalam pembuatan animasi film maupun video agar dapat tersajikan dengan lebih menarik
- Dalam pembuatan logo pada sebuah perusaan atau brand
- Motion graphic juga dibutuhkan pada pembuatan konten dalam media sosial
- Penggunaan motion graphic pada teknik online marketing baik itu dalam digital marketing dalam rangka mempromosikan SEO, Social Media Marketing dan yang lainnya.
Seseorang yang menekuni pekerjaan di bidang motion graphic ini seringkali dikenal sebagai seorang motion graphic designer. Perlu dipahami, bahwa Profesi apapun yang ditekuni oleh seseorang, selama ia merupakan warga negara terlebih jika telah memenuhi kewajiban subjektif dan objektif sebagai wajib pajak tentu memiliki kewajiban perpajakannya masing-masing. Begitu pula untuk profesi sebagai seorang Motion Graphic Designer.
Seseorang yang bergelut di bidang desain grafis serta animasi tersebut atas penghasilan yang diperolehnya juga dikenakan pajak penghasilan (PPh). Apakah kamu salah satu dari banyaknya orang yang tertarik menekuni profesi ini? Mari, kita sama-sama memahami dan mengenal lebih dalam terkait profesi seorang Motion Graphic Designer serta ketentuan kewajiban perpajakannya pada pembahasan berikut ini
Definisi Motion Graphic Designer
Sseorang dengan profesi sebagai motion graphic designer seorang yang bekerja membuat suatu animasi yang tentunya memiliki tanggung jawab terhadap pembuatan konten yang berhubungan dengan visual. Contohnya, seperti mengembangkan suatu video maupun grafik animasi yang bergerak.
Perlu diingat, dalam pembuatan konten tersebut juga diperlukan alternatif design, vidio maupun fotografi agar dapat mendukung pembuatan motion design supaya dapat menjadi lebih baik. Seseorang dengan profesi ini diharapkan dapat dan mampu melakukan identifikasi metode serta teknik yang digunakan agar penyampaian materi dapat menjadi lebih efektif dan sesuai dengan tujuan bisnis dari awal.
Tugas dan Tanggung Jawab Motion Graphic Designer
- Melakukan perancangan desain dengan konsep yang kreatif dimana telah ditetapkan dan membuat produksi desain grafis atau animasi
- Menyediakan desain kreatif baik yang disajikan dalam bentuk visual, animasi maupun dalam bentuk cetak sesuai kebutuhan
- Membuat konten di media sosial yang berkaitan dengan visual, seperti: Time signal (count down), membuat suatu animasi, membuat vidio pembukaan (opening), pembuatan bumper, pembuatan visual background, dan pembuatan pita nama
- Melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan tim marketing, web developer
- Ikut berpartisipasi dalam kegiatan brainstorming agar dapat memaparkan ide baru disana
- Menambah pengetahuan terkini tentang suatu teknik dalam desain grafis yang terkini
- Mematuhi pedoman yang telah dibuat oleh perusahaan terkanit standar dari sebuah desain.
Kemampuan Motion Graphic Designer
- Seni Tradisional/Manual
Seorang motion graphic designer memiliki keterampilan seni tradisional alias manual sangat berguna bagi seorang desainer motion. Jika bisa membuat sketsa atau ide awal dari motion graphic yang ingin dibuat, tentu akan lebih mudah sebelum mengaplikasikannya pada software.
- Typography
Keampuan typography sangatlah penting dimiliki seorang desainer motion. Typography itu sendiri dianggap sebagai komponen yang terpenting dari motion graphic.
- Teori Warna
Sehubungan dengan typography, teori warna perlu diketahui pula oleh desainer grafis serta desainer motion grafis. Warna maerupakan komponen yang nantinya akan membuat sebuah desain jadi lebih hidup. Perlu dipahami, bahwa warna yang diletakkan dalam desain motion harus sesuai dengan pesan yang disampaikan.
- Creative thinking
Selanjutnya, yakni kemampuan dalam berpikir kreatif harus dimiliki oleh setiap desainer motion graphic. Kreativitas penting untuk dapat mengubah ide yang paling sederhana menjadi karya motion yang luar biasa yang dapat menarik perhatian para penonton. Kemampuan ini dapat dilatih dan dikembangkan seiring dengan banyaknya pengalaman yang dimiliki.
- Orisinalitas
Seorang desainer motion wajib punya orisinalitas, karena setiap desainer biasanya pasti punya gayanya masing-masing. Hal ini juga memerlukan waktu untuk dapat terus dikembangkan seiring banyaknya pengalaman yang telah dimiliki.
Baca juga: Pajak Profesi: Pajak atas Penghasilan Ilustrator
Gaji Seorang Motion Graphic Designer
Dari beberapa sumber, gaji seorang motion graphic di Jakarta, Indonesia berkisar antara Rp4 juta hingga Rp5 juta per bulannya.
Kewajiban Perpajakan Seorang Motion Graphic Designer
Perusahaan atau pihak manapun yang mempekerjakan seorang Motion Graphic Designer secara freelance maupun karyawan tetap, keduanya sama-sama terutang pajak penghasilan orang pribadi, PPh 21 bagi WPDN dan PPh 26 bagi WPLN. Tarif pajak yang dikenakan itu didasarkan pada UU PPh Pasal 17 ayat (1) huruf a yang menyetakan bahwa tarif pajak penghasilan pasal 21 yaitu tarif pajak progresif yang dikalikan dengan Penghasilan Kena Pajak (PKP). Berdasarkan UU No. 7 Tahun 2021 berikut merupakan tarif PPh atas Penghasilan Kena Pajak yang berlaku:
- Tarif pajak yang persentasenya sebesar 5% akan dikenakan untuk PKP yang mulai dari Rp0 hingga Rp60.000.000
- Tarif pajak sebesar 15% akan dikenakan untuk PKP yang mulai dari Rp60.000.000 hingga Rp250.000.000
- Tarif sebesar 25% dikenakan untuk PKP mulai dari Rp250.000.000 hingga Rp500.000.000
- Tarif pajak sebesar 30% akan dikenakan untuk PKP yang mulai dari Rp500,000,000 hingga Rp5.000.000.000
- Tarif pajak sebesar 35% akan dikenakan untuk PKP yang lebih dari Rp5.000.000.000.
Contoh Perhitungan PPh 21 Profesi UI/UX Designer
Ray Janson Ber-NPWP dengan status (K/0) merupakan seorang Motion Graphic Designer yang bekerja pada perusahan start up di Indonesia. Selama tahun 2022 Ia memperoleh gaji sebesar Rp 4.800.000/bulan. Perusahaan tempatnya bekerja memberikan tunjangan pajak sebesar Rp 3.000.000 Premi JKK 2% dari gaji. Iuran pensiun yang ditanggung karyawan sebesar 2,5 % dari gaji dan biaya jabatan 5% dari Penghasilan Bruto. Hitunglah PPh 21 yang terutang atas penghasilan Ray Janson pada tahun 2022!
Pembahasan:
|
Gaji Pokok |
Rp 4.800.000 |
|
Penambah: |
|
|
Tunjangan |
Rp 3.000.000 |
|
Premi JKK ( 2%) |
Rp 96.000 |
|
Penghasilan Bruto Sebulan |
Rp 7.896.000 |
|
Pengurangan : |
|
|
Iuran Pensiun (2,5%) |
-Rp 120.000 |
|
Biaya Jabatan (5%) atau maks Rp500.000 |
-Rp 394.800 |
|
Penghasilan Neto Sebulan |
Rp 7.381.200 |
|
Penghasilan Neto Setahun |
Rp 88.574.400 |
|
PTKP (TK/0) |
Rp 54.000.000 |
|
PKP Setahun |
Rp 34.574.400 |
|
PPh Terutang Setahun: |
|
|
5% x Rp60.000.000 |
Rp 1.728.720 |
|
Total PPh Terutang Setahun |
Rp 1.728.720 |
|
Total PPh Terutang Sebulan |
Rp 144.060 |









