Pemerintah kembali menetapkan kurs pajak mingguan sebagai acuan konversi transaksi valuta asing ke rupiah. Ketentuan yang diatur dalam KMK No. 5/MK/EF.2/2026 ini berlaku untuk periode 4-10 Februari 2026.
Kurs pajak digunakan sebagai pedoman bagi Wajib Pajak dalam menghitung kewajiban perpajakan atas transaksi yang menggunakan mata uang asing, baik untuk Pajak Penghasilan (PPh), PPN, PPnBM, maupun kegiatan kepabeanan.
Pada periode ini, pergerakan nilai tukar menunjukkan kondisi yang bervariasi. Sejumlah mata uang tercatat menguat terhadap rupiah, sementara sebagian lainnya mengalami pelemahan dibandingkan periode sebelumnya.
Mata Uang yang Menguat dan Melemah
Beberapa mata uang yang menguat, antara lain:
- Dolar Australia (AUD)
- Dolar Kanada (CAD)
- Poundsterling Inggris (GBP)
- Dolar Singapura (SGD)
- Franc Swiss (CHF)
- Yen Jepang (JPY)
- Euro (EUR)
Di sisi lain, mata uang yang melemah mencakup:
- Dolar Amerika Serikat (USD)
- Dolar Hongkong (HKD)
- Rupee India (INR)
- Dinar Kuwait (KWD)
- Riyal Arab Saudi (SAR)
- Yuan Renminbi Tiongkok (CNY)
Baca Juga: Kurs Pajak 28 Januari–3 Februari 2026: Mayoritas Mata Uang Global Menguat
Kurs Pajak Lengkap Periode 4-10 Februari 2026
Berikut daftar kurs pajak lengkap berdasarkan KMK No. 5/MK/EF.2/2026:
|
No |
Mata Uang |
Nilai Kurs (Rp) |
Perubahan |
|
1 |
Dolar Amerika Serikat (USD) |
16.777,00 |
-147,00 |
|
2 |
Dolar Australia (AUD) |
11.737,86 |
247,62 |
|
3 |
Dolar Kanada (CAD) |
12.346,38 |
87,20 |
|
4 |
Kroner Denmark (DKK) |
2.682,18 |
25,27 |
|
5 |
Dolar Hongkong (HKD) |
2.149,93 |
-20,53 |
|
6 |
Ringgit Malaysia (MYR) |
4.255,29 |
66,81 |
|
7 |
Dolar Selandia Baru (NZD) |
10.126,60 |
191,99 |
|
8 |
Kroner Norwegia (NOK) |
1.743,22 |
38,66 |
|
9 |
Poundsterling Inggris (GBP) |
23.095,89 |
270,08 |
|
10 |
Dolar Singapura (SGD) |
13.254,70 |
48,05 |
|
11 |
Kroner Swedia (SEK) |
1.894,85 |
30,75 |
|
12 |
Franc Swiss (CHF) |
21.824,59 |
411,82 |
|
13 |
Yen Jepang (JPY) |
10.926,94 |
197,61 |
|
14 |
Kyat Myanmar (MMK) |
7,98 |
-0,07 |
|
15 |
Rupee India (INR) |
182,63 |
-2,46 |
|
16 |
Dinar Kuwait (KWD) |
54.674,49 |
-326,85 |
|
17 |
Rupee Pakistan (PKR) |
59,71 |
0,81 |
|
18 |
Peso Filipina (PHP) |
284,70 |
-0,75 |
|
19 |
Riyal Arab Saudi (SAR) |
4.473,48 |
-39,63 |
|
20 |
Rupee Sri Lanka (LKR) |
54,26 |
-0,42 |
|
21 |
Baht Thailand (THB) |
538,37 |
-4,06 |
|
22 |
Dolar Brunei Darussalam (BND) |
13.244,75 |
44,51 |
|
23 |
Euro (EUR) |
20.030,73 |
182,84 |
|
24 |
Yuan Renminbi Tiongkok (CNY) |
2.415,40 |
-17,15 |
|
25 |
Won Korea (KRW) |
11,66 |
0,14 |
Fungsi Kurs Pajak bagi Wajib Pajak
Kurs pajak mingguan digunakan sebagai dasar konversi nilai transaksi mata uang asing ke rupiah untuk keperluan:
- Penghitungan Pajak Penghasilan (PPh)
- Penghitungan PPN dan PPnBM
- Penetapan bea masuk dan bea keluar
Contoh Penghitungan Kurs Pajak
Apabila nilai transaksi impor sebesar USD 5.000 dan kurs pajak USD ditetapkan Rp16.777,00, maka perhitungannya:
USD 5.000 × Rp16.777,00 = Rp83.885.000
Nilai tersebut menjadi dasar penghitungan kewajiban pajak Wajib Pajak.
Baca Juga: Kurs Pajak 21–27 Januari 2026: Rupiah Tertekan, Mayoritas Mata Uang Menguat
FAQ Seputar Kurs Pajak Mingguan
1. Mengapa kurs pajak ditetapkan setiap minggu?
Karena nilai tukar bersifat fluktuatif dan mengikuti perkembangan pasar global, sehingga perlu diperbarui agar perhitungan pajak tetap relevan.
2. Apakah kurs pajak sama dengan kurs bank?
Tidak selalu. Kurs pajak ditetapkan oleh Kementerian Keuangan dan dapat berbeda dengan kurs jual atau beli di perbankan.
3. Di mana kurs pajak terbaru dapat diakses?
Kurs pajak mingguan dapat dilihat melalui situs resmi Kementerian Keuangan atau laman pajakku.com/rates.







