Kementerian Keuangan kembali menetapkan kurs pajak mingguan yang berlaku untuk periode 15–21 Oktober 2025 melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 20/MK/EF.2/2025.
Penetapan kurs pajak mingguan menjadi acuan penting bagi pelaku usaha, terutama Pengusaha Kena Pajak (PKP), dalam menghitung kewajiban perpajakan pada transaksi ekspor dan impor.
Nilai kurs ini digunakan sebagai dasar perhitungan pajak seperti Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), hingga Pajak Penghasilan (PPh).
Baca Juga: Kurs Pajak Minggu Ini 8-14 Oktober 2025, Rupiah Menguat Tipis terhadap Dolar
Apa Itu Kurs Pajak Mingguan?
Kurs pajak mingguan adalah nilai tukar resmi mata uang asing terhadap Rupiah yang ditetapkan oleh Kemenkeu dan berlaku selama satu minggu. Kurs ini menjadi dasar perhitungan berbagai kewajiban perpajakan yang melibatkan transaksi internasional.
Sebagai contoh, jika suatu perusahaan mengekspor barang senilai USD 10.000 dan kurs pajak minggu tersebut ditetapkan Rp16.577 per USD, maka nilai transaksi yang digunakan untuk perhitungan pajak adalah:
10.000 × Rp16.577 = Rp165.770.000.
Nilai ini kemudian menjadi dasar pengenaan pajak yang wajib dibayarkan.
Bagaimana Kurs Pajak Dihitung?
Penetapan kurs pajak mingguan dilakukan berdasarkan rata-rata kurs harian sejumlah mata uang asing terhadap Dolar AS, lalu dikalikan dengan rata-rata kurs Rupiah terhadap Dolar AS.
Dengan metode ini, Kemenkeu memastikan kurs pajak mencerminkan kondisi pasar terkini dan dapat digunakan secara akurat oleh pelaku usaha dalam perhitungan pajak.
Baca Juga: Kurs Pajak Minggu Ini 1–7 Oktober 2025, Dolar Menguat hingga Tembus Rp16.690
Kurs Pajak Minggu Ini 15-21 Oktober 2025
Berdasarkan KMK Nomor 20/MK/EF.2/2025, nilai tukar Dolar Amerika Serikat (USD) terhadap Rupiah ditetapkan sebesar Rp16.577, atau turun Rp78 dibandingkan minggu sebelumnya.
Tren serupa juga terjadi pada hampir seluruh mata uang utama dunia seperti Euro, Poundsterling, Dolar Singapura, hingga Yen Jepang, yang semuanya melemah terhadap Rupiah.
Lebih lengkapnya, berikut kurs pajak yang berlaku untuk periode 15–21 Oktober 2025:
|
No. |
Mata Uang |
Nilai (Rp) |
Perubahan |
|
1. |
Dolar Amerika Serikat (USD) |
16.577,00 |
-78,00 |
|
2. |
Dolar Australia (AUD) |
10.878,89 |
-114,41 |
|
3. |
Dolar Kanada (CAD) |
11.862,46 |
-86,89 |
|
4. |
Kroner Denmark (DKK) |
2.583,36 |
-33,43 |
|
5. |
Dolar Hongkong (HKD) |
2.129,95 |
-10,10 |
|
6. |
Ringgit Malaysia (MYR) |
3.930,95 |
-26,20 |
|
7. |
Dolar Selandia Baru (NZD) |
9.580,61 |
-91,28 |
|
8. |
Kroner Norwegia (NOK) |
1.655,91 |
-14,68 |
|
9. |
Poundsterling Inggris (GBP) |
22.205,68 |
-202,96 |
|
10. |
Dolar Singapura (SGD) |
12.795,92 |
-122,74 |
|
11. |
Kroner Swedia (SEK) |
1.753,77 |
-18,10 |
|
12. |
Franc Swiss (CHF) |
20.715,57 |
-182,07 |
|
13. |
Yen Jepang (JPY) |
10.917,15 |
-362,29 |
|
14. |
Kyat Myanmar (MMK) |
7,88 |
-0,04 |
|
15. |
Rupee India (INR) |
186,73 |
-0,92 |
|
16. |
Dinar Kuwait (KWD) |
54.049,54 |
-381,38 |
|
17. |
Rupee Pakistan (PKR) |
58,31 |
-0,06 |
|
18. |
Peso Philipina (PHP) |
284,85 |
-1,84 |
|
19. |
Riyal Saudi Arabia (SAR) |
4.419,44 |
-21,47 |
|
20. |
Rupee Sri Lanka (LKR) |
54,84 |
-0,25 |
|
21. |
Baht Thailand (THB) |
509,10 |
-5,65 |
|
22. |
Dolar Brunei Darussalam (BND) |
12.793,46 |
-111,47 |
|
23. |
Euro (EUR) |
19.288,20 |
-248,12 |
|
24. |
Yuan Renminbi Tiongkok (CNY) |
2.320,13 |
-15,47 |
|
25. |
Won Korea (KRW) |
11,62 |
-0,25 |
FAQ Seputar Kurs Pajak Mingguan
1. Apa fungsi utama kurs pajak mingguan?
Kurs pajak digunakan sebagai dasar perhitungan berbagai kewajiban pajak, seperti PPN, PPnBM, Bea Masuk/Keluar, dan PPh untuk transaksi lintas negara.
2. Berlaku untuk periode apa?
Kurs pajak minggu ini berlaku selama 15–21 Oktober 2025. Setelah tanggal tersebut, Kemenkeu akan menetapkan kurs baru yang menyesuaikan dengan perkembangan nilai tukar terkini.
3. Di mana bisa melihat kurs pajak terbaru?
Informasi resmi kurs pajak mingguan dapat diakses melalui situs web Kementerian Keuangan atau Direktorat Jenderal Pajak, lengkap dengan salinan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) yang berlaku.









