Chart of Account atau biasa disingkat CoA merupakan daftar semua kode akun yang disusun secara sistematis dan teratur, sehingga dapat disajikan dengan huruf, angka, atau paduan keduanya yang memungkin akun dapat ditempatkan ke dalam buku besar umum.
Daftar dari akun-akun perusahaan ini akan digunakan untuk mengidentifikasi atau memperlancar proses pencatatan transaksi masuk dan keluar. Lalu, seluruh pencatatan ini akan dimasukkan ke dalam Jurnal Umum.
Adapun, 6 jenis akun umum di dalam Bagan Akun, di antaranya ialah aset atau harta, pendapatan, liabilitas atau kewajiban, ekuitas atau modal, pendapatan, beban, dan Harga Pokok Penjualan (HPP).
Manfaat Chart of Account Bagi Perusahaan
Chart of Account ini memiliki sejumlah manfaat di antaranya:
- Penyusunan Laporan Lebih Mudah
Bagan akun dapat mempermudah perusahaan dalam membuat laporan yang baik. Laporan pun akan lebih mudah terbaca, sehingga membantu pengambilan keputusan.
- Pencatatan Terkendali
Perlu diketahui dalam Bagan Akun, terdapat account name dan account code. Kode akun menjadi identitas transaksi yang lebih mudah diingat dan dilihat, maka catatan akan lebih mudah dikendalikan, dianalisis, dan dibandingkan dengan tepat untuk pengambilan keputusan.
- Proses Hasil Catatan Lebih Mudah
Began akun akan memudahkan proses hasil catatan atau data yang diperoleh dan proses tersebut akan lebih terkendali dengan baik.
- Penyesuaian dan Perbaikan Catatan Lebih Mudah
Saat ada kesalahan atau transaksi tambahan, penyesuaian dan perbaikan menjadi lebih mudah dilakukan dengan bagan akun.
Baca juga: Heboh Konser Coldplay, Berapa Pajaknya?
Unsur Bagan Akun
Dalam Bagan Akun, ada dua unsur yang selalu dipakai untuk menyusun akun secara sistematis, yaitu account code dan code name.
- Account Code
Account code atau kode akun ialah rangkaian yang disusun berupa angka, huruf, atau kombinasi keduanya dengan tujuan untuk membedakan tiap jenis akun yang masuk. Kemudian, pencatatan, pelaporan, hingga penghitungan akan dimasukkan sesuai kode akun yang dibuat.
- Account Name
Account name atau kode nama merupakan jenis akun yang akan dimasukkan ke dalam Bagan Akun. Tiap transaksi yang dilakukan akan memiliki kode nama agar perusahaan mampu melihat kinerja usaha secara lengkap.
Syarat Pembuatan CoA
Terdapat sejumlah syarat yang perlu diperhatikan dalam membuat account code dan account name untuk CoA, yaitu:
- Kode akun harus unik, artinya kode hanya untuk satu akun perkiraan
- Akun perkiraan masuk ke dalam kelompok atau sub-kelompok, misalnya piutang dan kas masuk ke kelompok aktiva lancar
- Perkiraan yang berkaitan disusun berurutan, misalnya utang dagang dengan utang lainnya
- Penomoran akun diberikan rentang yang jauh untuk memudahkan penambahan akun baru, misalnya akun beban dengan kode 600, akun beban gaji dengan kode 606, dan akun beban lainnya 612. Apabila ada penambahan akun beban baru, maka disisipkan di antara 606-612
- Nama akun harus singkat dan jelas.
Baca juga: PPh Final bagi UMKM Gratis di Ibu Kota Nusantara
Struktur Bagan Akun
Perusahaan menggunakan 3 sampai 4 digit huruf/angka untuk memudahkan dalam menambahkan akun baru, sebagai berikut:
- Digit Pertama
Menunjukkan klasifikasi utama laporan keuangan, misalnya (1) ialah kode untuk aset
- Digit Kedua
Menunjukkan sublisifikasi, misalnya (11) ialah kode aset lancar di dalam akun aset
- Digit Ketiga
Menunjukkan akun spesifik, misalnya (111) ialah kode akun kas
- Digit Keempat
Menunjukkan subspesifik, misalnya (1110) untuk Rekening Bank.







