Sebelum pelaksanaan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggaran akan mengadakan lima kali kesempatan bagi pasangan calon presiden-wakil presiden untuk debat visi, misi, dan gagasan.
Kesempatan debat ini memang direncanankan untuk memberikan kesempatan kepada calon presiden atau wakil presiden beradu gagasan yang dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat karena ditayangkan di televisi.
Menurut sejarah, debat capres-cawapres dimulai pada pilpres tahun 2004. Debat ini dirasa perlu untuk memperkenalkan visi, misi dan program dari masing-masing capres dan cawapres. Hal ini merupakan amanat yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003. Meskipun banyak pertimbangan, KPU akhirnya memutuskan penyelenggaraan debat dilakukan secara terbuka.
Pada penyelenggaraan pertama tahun 2004, ada lima pasangan yang berkompetisi dalam agenda debat. Lima pasangan tersebut yakni Wiranto-Salahuddin Wahid, Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi, Amien Rais, Siswono Yodo Husodo, Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla, dan Hamzah Haz-Agum Gumelar.
Agenda debat capres-cawapres terus berlanjut hingga Pemilu tahun 2024 mendatang. Menurut Komisioner KPU, Idham Holik, debat capres-cawapres akan dilaksanakan sebanyak lima kali. Lima kali debat tersebut terdiri dari tiga kali debat untuk calon presiden dan dua kali debat untuk calon wakil presiden. Kelima debat tersebut akan digelar di Jakarta dan untuk debat pertama akan digelar di gedung KPU RI.
Baca juga: Prediksi Kondisi Pasar Indonesia Pasca Pemilu Menurut Ekonom
Adapun, jadwal dan topik debat capres-cawapres untuk Pilpres 2024 sebagai berikut.
- Debat pertama untuk calon presiden (Selasa, 12 Desember 2023)
Tema: Pemerintahan, HAM, Hukum, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik dan Kerukunan Warga.
- Debat kedua untuk calon wakil presiden (Jumat, 22 Desember 2023)
Tema: Ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), Keuangan, Investasi Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur, dan Perkotaan.
- Debat ketiga untuk calon presiden (Minggu, 7 Januari 2024)
Tema: Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, dan Geopolitik.
- Debat keempat untuk calon wakil presiden (Minggu, 14 Januari 2024)
Tema: Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa.
- Debat kelima untuk calon presiden (Minggu, 4 Februari 2024)
Tema: Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia dan Inklusi.
Baca juga: Sri Mulyani Sebut Pemilu Tidak Boleh Ganggu Pembangunan
Jika dilihat dari jadwal yang sudah ditetapkan oleh KPU, debat dengan tema ekonomi akan diselenggarakan pada debat kedua yang akan dijalani oleh calon wakil presiden. Menarik melihat calon wakil presiden beradu gagasan terkait ekonomi.
Jika dilihat secara umum, calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka memiliki pengalaman di dunia bisnis lebih banyak dibandingkan dengan calon wakil presiden lainnya. Akan tetapi, dua calon wakil presiden lainnya juga memiliki gagasan ekonomi yang cukup menarik jika dilihat dari visi, misi yang sudah mereka publikasikan.
KPU sebagai penyelenggara pemilu akan memfasillitasi pembekalan materi kepada tim pemenangan masing-masing capres dan cawapres. Rencananya KPU akan menggelar diskusi dengan ketiga tim pemenangan paslon untuk memberikan masukan yang berkaitan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang berkaitan dengan tema debat kedua.
KPU juga menyatakn bersedia untuk menggelar pertmuan antara tim pemenangan paslon, Kementerian Keuangan dan Bappenas untuk membahas persiapan debat kedua. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum untuk pasangan calon berkomunikasi dengan pihak pemerintah. Dari sisi Kemenkeu dan Bappenas, juga berkomitmen untuk transparan dalam menyediakan data dan informasi untuk pasangan calon.
Pada debat pertama, KPU telah menyiapkan 11 orang panelis yang memiliki pengalaman sesuai dengan topik pada debat pertama, yaitu bidang hukum, HAM, pemerintahan, penguatan demokrasi, pemberantasan korupsi, pelayanan publik, dan kerukunan warga. Adapun, 11 panelis tersebut antara lain:
- Pakar Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Mada Sukmajati
- Pakar Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana, Rudi Rohi
- Ahli Hukum Tata Negara Universitas Diponegoro, Lita Tyaseta Addy Listya Wardhani
- Pakar Hukum Universitas Andalas, Khairul Fahmi
- Pakar Hukum Tata Negara Universitas Sebelas Maret Surakarta, Agus Riewanto
- Pakar Hukum Tata Negara Universitas Padjadjaran Bandung, Susi Dwi Harijanti
- Guru Besar Universitas Jember (UNEJ), Bayu Dwi Anggono
- Ketua Komnas HAM periode 2017-2022, Ahmad Taufan Damanik
- Guru Besar Studi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al Makin
- Pengajar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Gun Gun Heryanto
- Dekan Fisipol Universitas Gadjah Mada, Wawan Was’udi.
Debat pertama capres ini rencananya akan dipandu oleh dua orang jurnalis TVRI yakni, Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel. Setiap tim pemenangan calon hanya diperbolehkan membawa masing-masing 75 orang dan sisanya merupakan undangan dari KPU. Simpatisan dan masyarakat diimbau tidak ikut hadir langsung di gedung KPU dan dapat menyaksikan debat melalui siaran televisi.







