Samsung Electronics Co., Ltd salah satu perusahaan teknologi raksasa yang berasal dari negeri gingseng atau Korea Selatan telah berencana membangun 11 pabrik chip di Texas Amerika Serikat, lebih tepatnya di daerah Austin. Pembangunan tersebut menelan cukup banyak biaya, yakni US$200 miliar atau setara dengan Rp 3.000 triliun. Rencana ini pun telah diungkapkan dari setahun yang lalu.
Dalam perencanaan ini, pihak Samsung masih belum memastikan lebih lanjut mengenai pembangunan pabrik di Texas AS. Namun, Samsung sudah mempertimbangkan beberapa daerah di Texas untuk rencana pembangunan pabrik chip tersebut.
Melansir globalconstructionreview.com, Perusahaan raksasa tersebut memang sudah memiliki rencana dalam membangun 11 pabrik chip di Texas Amerika Serikat, yakni di daerah Austin pada distrik Taylor hingga Manor.
Baca juga Kenaikan PPN 11% Pengaruhi Harga HP Samsung, Xiaomi, Oppo?
Namun, perencanaan pembangunan tersebut masih bergantung pada peraturan Undang-Undang Chip yang masih dikaji oleh Senat Amerika Serikat dalam minggu-minggu ini. Peraturan tersebut didapati akan memberikan bantuan atau subsidi sebesar US$52 miliar kepada produsen semikonduktor di Amerika Serikat.
Bersamaan dengan itu, Undang-Undang Chip tersebut juga berpotensi mengikis subsidi hingga puluhan milyar dolar untuk Lembaga sosial National Science Foundation dan perusahaan rintisan teknologi regional. Gina Raimondo selaku sekretaris perdangangan Amerika Serikat telah berupaya dalam meloloskan peraturan tersebut kepada kongres.
Selanjutnya, Raimondo juga menilai bahwa rencana investasi yang dilakukan Samsung akan berdampak baik dalam mengubah industri manufaktur Amerika Serikat (domestic), menciptakan begitu banyak lapangan pekerjaan dengan upah atau gaji yang mumpuni, hingga membantu Amerika Serikat dalam memimpin dunia pada abad ke 21 ini.
Baca juga Pajak Warisan Pemimpin Korporasi Samsung Mencapai Rp 146 Triliun
Rencana pembangunan 11 pabrik tersebut akan menjadi investasi dalam jangka panjang bagi Samsung, dimana pabrik-pabrik yang akan dibangun nantinya baru akan mulai beroperasi sekiranya pada tahun 2034 hingga 2042. Adapun informasi tambahan, dimana Samsung Electronics Co., Ltd merupakan perusahaan terbesar kedua di dunia sebagai pembuat semikonduktor. Di sisi lain, peringkat pertama dipimpin oleh perusahaan Intel dan di peringkat ketiga ditempati oleh perusahaan manufaktur asal Taiwan, yakni Taiwan Semiconductor Manufacturing.









