Username Tidak Ditemukan saat Login Portal NPWP? Ini Solusinya

Sebagian Wajib Pajak mungkin mengalami kendala saat mencoba login ke Portal NPWP dengan muncul notifikasi “Username tidak ditemukan”. Masalah ini pada umumnya berkaitan dengan proses verifikasi akun yang belum terselesaikan, termasuk kendala link verifikasi pendaftaran yang sebelumnya tidak dapat diakses. 

Kabar baiknya, kendala tersebut kini telah selesai ditangani sepenuhnya, sehingga Wajib Pajak dapat kembali mengakses Portal NPWP tanpa perlu membuat akun baru. 

Penyebab Munculnya Notifikasi “Username Tidak Ditemukan” 

Notifikasi “Username tidak ditemukan” dapat terjadi karena beberapa hal berikut: 

  • Link verifikasi email pendaftaran akun tidak valid atau gagal diakses 
  • Proses verifikasi akun belum diselesaikan 
  • Sistem belum mengenali akun karena verifikasi belum berhasil 

Solusi Mengatasi Username Tidak Ditemukan di Portal NPWP 

Wajib Pajak tidak perlu melakukan pendaftaran ulang. Untuk mengatasi kendala tersebut, lakukan langkah berikut: 

  • Buka halaman login Portal NPWP 
  • Klik tombol “Kirim Ulang Verifikasi Email” 
  • Periksa email yang digunakan saat pendaftaran 
  • Klik link verifikasi yang dikirimkan melalui email 
  • Jika email tidak ditemukan, pastikan memeriksa folder Spam atau Promosi

Cara Login setelah Verifikasi Berhasil 

Setelah proses verifikasi email berhasil, Wajib Pajak dapat: 

  • Login ke Portal NPWP menggunakan email sebagai username 
  • Memasukkan password yang didaftarkan saat pembuatan akun 

Dengan demikian, akun Portal NPWP dapat kembali digunakan secara normal. 

Baca Juga: Migrasi NIK dari Portal NPWP Rampung, Wajib Pajak Bisa Terbitkan Bupot di Coretax

Langkah Selanjutnya setelah Berhasil Login ke Portal NPWP 

Setelah berhasil login, Wajib Pajak bisa melanjutkan proses pendaftaran dan penggunaan layanan Validasi NIK, termasuk untuk kebutuhan registrasi NIK massal pegawai. Berikut tahapan yang perlu dilakukan: 

1. Mulai Pendaftaran Layanan 

  • Buka laman https://portalnpwp.pajak.go.id 
  • Klik tombol “Daftar di sini” pada halaman login 
  • User baru wajib melakukan pendaftaran 
  • User existing dapat langsung mengakses layanan Validasi NIK tanpa daftar ulang 

2. Isi Data Instansi atau Perusahaan 

  • Masukkan NPWP 15 atau 16 digit/NITKU instansi atau perusahaan 
  • Nama instansi akan terisi otomatis oleh sistem 
  • Masukkan email instansi/perusahaan yang aktif (digunakan sebagai username) 
  • Klik “Selanjutnya” 

Catatan: Email yang sudah digunakan tidak dapat dipakai untuk pendaftaran ulang. 

3. Isi Data Penanggung Jawab 

Data berikut akan terisi otomatis dari masterfile DJP: 

  • NPWP Penanggung Jawab 
  • NITKU Penanggung Jawab 
  • Nama Penanggung Jawab 
  • NIK atau Paspor Penanggung Jawab 

Lengkapi data tambahan: 

  • Nomor Induk Pegawai (NIP) atau ID Penanggung Jawab 
  • Jabatan Penanggung Jawab 
  • Nomor HP Penanggung Jawab 
  • Klik “Selanjutnya”. 

Catatan: Jika muncul notifikasi data penanggung jawab tidak lengkap, Wajib Pajak wajib melakukan pemutakhiran data ke KPP tempat terdaftar. 

4. Isi Data Pegawai 

  • Masukkan NPWP atau NITKU Pegawai (16 digit) 
  • Nama dan NIK pegawai akan terisi otomatis 
  • Lengkapi data: 
    • Nomor Induk Pegawai (ID) 
    • Jabatan Pegawai 
    • Nomor HP Pegawai 
    • Klik “Selanjutnya” 

Syarat pegawai yang dapat ditunjuk sebagai staf: 

  • Memiliki NPWP aktif 
  • Berstatus PH/MT (Pisah Harta/Memilih Terpisah) 
  • Wanita kawin yang digabung dengan suami tidak dapat didaftarkan sebagai staf PIC 

5. Isi Data Lainnya 

  • Pilih jenis registrasi “Validasi NIK” untuk pendaftaran NIK massal 
  • Buat password untuk login 
  • Buat PIN khusus (angka) untuk upload dan membuka file konfirmasi 
  • Unduh format dokumen permohonan layanan Validasi NIK (format .docx) 

Catatan: Pastikan memilih jenis registrasi “Validasi NIK”. Jika memilih “Pemadanan NIK–NPWP”, permohonan akan masuk ke proses penelitian manual DJP dan berpotensi ditolak. 

6. Isi Dokumen Permohonan Layanan Validasi NIK 

  • Isi seluruh kolom sesuai dokumen permohonan, meliputi: 
    • Identitas pemohon 
    • Identitas penanggung jawab 
    • Nomor NPWP 
    • Jenis layanan: Validasi NIK 
  • Dokumen wajib ditandatangani oleh: 
    • Penanggung jawab 
    • Staf yang direkam 
  • Simpan dokumen dalam format PDF 

7. Upload Dokumen dan Submit 

  • Klik “Pilih File”, lalu unggah dokumen permohonan (maksimal 4 MB) 
  • Klik “Open” 
  • Centang pernyataan kebenaran data 
  • Klik “Submit” untuk mengirim permohonan 

8. Verifikasi Email 

  • Buka email yang digunakan saat pendaftaran 
  • Cari email dari portalnpwp@pajak.go.id dengan subjek “Verifikasi Registrasi” 
  • Klik “Verifikasi Permohonan” untuk menyelesaikan proses 

9. Login ke Portal NPWP 

  • Masukkan email yang telah didaftarkan 
  • Masukkan password 
  • Masukkan kode keamanan 
  • Klik “Login” 

Baca Juga: Data NIK Valid Resmi Migrasi ke Coretax, Pemberi Kerja Perlu Lakukan Ini

FAQ Seputar Login dan Validasi NIK di Portal NPWP 

1. Apa arti notifikasi “Username tidak ditemukan” saat login Portal NPWP? 

Notifikasi ini menandakan akun belum terverifikasi atau link verifikasi email sebelumnya tidak berhasil diakses oleh sistem. 

2. Apakah harus membuat akun baru jika username tidak ditemukan? 

Tidak. Wajib Pajak cukup klik “Kirim Ulang Verifikasi Email” pada halaman login tanpa perlu mendaftar ulang. 

3. Apa yang harus dilakukan setelah berhasil login ke Portal NPWP? 

Setelah login, Wajib Pajak dapat melanjutkan pendaftaran dan menggunakan layanan Validasi NIK, termasuk untuk registrasi NIK massal pegawai. 

4. Email verifikasi Portal NPWP tidak diterima, apa solusinya? 

Periksa folder Spam atau Promosi. Pastikan email yang digunakan saat pendaftaran masih aktif dan benar. 

5. Apa perbedaan Validasi NIK dan Pemadanan NIK–NPWP di Portal NPWP? 

Validasi NIK digunakan untuk proses pendaftaran NIK massal, sedangkan Pemadanan NIK–NPWP akan masuk penelitian manual DJP dan berpotensi ditolak jika syarat tidak terpenuhi. 

Baca Juga Berita dan Artikel Pajakku Lainnya di Google News