Di tengah pesatnya transformasi digital, tidak semua penyedia teknologi mampu diakui di tingkat global. Salah satu tolok ukur kredibilitas yang paling diperhitungkan adalah Gartner, lembaga riset dan advisory internasional yang menjadi rujukan utama dalam pengambilan keputusan teknologi. Masuknya Pajakku ke dalam kajian Gartner menjadi sinyal bahwa solusi perpajakan digital ini telah memenuhi standar internasional.
Apa Itu Gartner?
Gartner adalah perusahaan riset dan advisory global yang membantu para pemimpin bisnis membuat keputusan strategis terkait teknologi dan transformasi digital. Lembaga dikenal luas karena:
- Menyediakan riset dan analisis independen berbasis data
- Menjadi rujukan perusahaan global, lembaga pemerintah, hingga investor
- Digunakan dalam proses pengadaan (procurement) dan pemilihan vendor teknologi
Saat ini, Gartner melayani lebih dari 13.000 klien di lebih dari 100 negara, termasuk korporasi besar, perusahaan teknologi, dan institusi publik. Fokus utama Gartner ialah membantu organisasi membuat keputusan teknologi yang lebih tepat sekaligus berkelanjutan.
Mengapa Gartner Relevan bagi Vendor Teknologi?
Bagi vendor teknologi, terutama start-up dan scale-up, masuk ke dalam kajian Gartner bukanlah hal yang mudah. Gartner menerapkan standar penilaian yang ketat untuk memastikan vendor memiliki kapabilitas jangka panjang.
Keberadaan vendor dalam laporan Gartner umumnya menjadi indikator:
- Kematangan produk dan keberlanjutan bisnis
- Traksi serta kepercayaan pengguna
- Kemampuan beroperasi di skala enterprise
- Kredibilitas di pasar global
Karena itu, pengakuan dari Gartner sering disebut sebagai passport to credibility yang diakui oleh pembeli, mitra, dan investor lintas negara.
Bagaimana Gartner Menilai Vendor?
Dalam Gartner Magic Quadrant, penilaian dilakukan berdasarkan dua kriteria utama:
- Completeness of Vision
Mengukur sejauh mana vendor memiliki visi yang jelas, inovatif, dan relevan dengan arah pasar. - Ability to Execute
Menilai kemampuan vendor dalam mengeksekusi visi tersebut, mencakup:- Stabilitas dan kelayakan finansial
- Pengembangan dan kualitas produk
- Respons terhadap kebutuhan pasar
- Saluran penjualan dan basis pelanggan
Analis Gartner melakukan riset mendalam, termasuk evaluasi fitur produk dan wawancara dengan ratusan pengguna. Penilaian bersifat relatif terhadap kompetitor, tidak hanya berfokus pada jumlah fitur, tetapi juga kualitas, keunikan, dan integrasi solusi.
Mengapa Pajakku Bisa Masuk Kajian Gartner?
Masuknya Pajakku dalam kajian Gartner menunjukkan bahwa platform ini dinilai memiliki kapabilitas yang relevan di tingkat global. Beberapa keunggulan Pajakku yang selaras dengan standar Gartner, antara lain:
- Solusi perpajakan digital yang terintegrasi secara end-to-end
- Kemampuan mendukung kebutuhan kepatuhan pajak perusahaan skala enterprise
- Adaptif terhadap regulasi dan digitalisasi perpajakan
- Digunakan oleh berbagai perusahaan dengan kebutuhan yang kompleks
Pengakuan ini memperkuat posisi Pajakku sebagai platform yang tidak hanya relevan di pasar domestik, tetapi juga diakui secara internasional.
Baca Juga: Apa Itu Penyedia Jasa Aplikasi Pajak? Ini Fungsi dan Aturan Terbarunya
Apa Kata Mereka di Gartner tentang Pajakku?
Saat ini, Pajakku sukses mengantongi nilai kepuasan tertinggi di Gartner. Berdasarkan ulasan pengguna enterprise yang tercatat di Gartner Peer Insights, Pajakku dinilai mampu menghadirkan solusi perpajakan digital yang matang, terintegrasi, dan efisien.
Beberapa poin utama yang disorot, antara lain:
Integrasi Sistem yang Andal
Pengguna menilai Pajakku mampu terintegrasi dengan baik dengan sistem internal perusahaan, termasuk sistem akuntansi dan ERP.
- Integrasi berjalan lancar dengan sistem internal
- Seluruh fitur berfungsi sesuai ekspektasi
- Mendukung lingkungan enterprise yang kompleks
Solusi Terpadu dalam Satu Platform
Pajakku diapresiasi sebagai one-stop solution untuk kebutuhan perpajakan perusahaan, yang mencakup:
- Pelaporan pajak
- E-invoicing
- E-meterai
- Fitur pelaporan kustom sesuai kebutuhan bisnis
Pendekatan terintegrasi ini membantu perusahaan menyederhanakan proses perpajakan yang sebelumnya terpisah-pisah.
Mendukung Efisiensi Operasional dan Kepatuhan
Dalam review Gartner, Pajakku disebut berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan kepatuhan pajak.
Manfaat yang dirasakan pengguna, antara lain:
- Meningkatkan kelincahan proses bisnis
- Membantu manajemen risiko dan kepatuhan pajak
- Mendorong efisiensi operasional
- Mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik
Ramah bagi Pengguna Non-Teknis
Selain kapabilitas teknis, pengalaman pengguna juga menjadi nilai tambah Pajakku. Pajakku dinilai:
- Memiliki antarmuka yang mudah digunakan
- Menyederhanakan alur kerja pajak yang kompleks
- Cocok digunakan oleh tim lintas fungsi
Alasan Perusahaan Memilih Pajakku
Berdasarkan ulasan di Gartner, keputusan perusahaan menggunakan Pajakku didorong oleh beberapa faktor utama, yaitu:
- Kinerja dan fungsionalitas produk
- Kelengkapan layanan perpajakan digital
- Roadmap produk dan visi jangka panjang
- Keahlian layanan dan kemitraan konsultatif
- Stabilitas dan kelayakan organisasi
Ingin membuktikan langsung penilaian pengguna enterprise yang tercatat di Gartner? Anda dapat merasakan sendiri bagaimana Pajakku membantu meningkatkan efisiensi, kepatuhan, dan integrasi proses perpajakan melalui rangkaian solusi pajak digital end-to-end yang dirancang untuk kebutuhan perusahaan dan profesional pajak.
Saat ini, Pajakku menyediakan berbagai solusi perpajakan digital, antara lain:
- Tarra e-Faktur
Aplikasi pembuatan Faktur Pajak sekaligus pelaporan SPT PPN secara elektronik. - e-PPT
Aplikasi pembuatan bukti potong serta pelaporan SPT PPh 21/26 dan SPT Unifikasi. - Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP)
Aplikasi validasi NIK dan NPWP secara online yang terhubung langsung dengan sistem resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP). - Sistem Integrasi Perpajakan (SIP)
Solusi rekonsiliasi dan koreksi fiskal otomatis hingga penyusunan SPT Proforma. - Tador
Aplikasi distribusi Faktur Pajak, bukti potong (Bupot), dan dokumen pajak lainnya langsung ke lawan transaksi. - e-Meterai dan Tanda Tangan Digital
Layanan e-Meterai dan tanda tangan elektronik (e-Sign) untuk mendukung kebutuhan dokumen pajak digital. - Business Intelligence Pajak (BIP)
Dashboard pemantauan risiko dan tingkat kepatuhan pajak perusahaan secara real-time.
Masuknya Pajakku ke dalam kajian Gartner bukan sekadar pencapaian reputasi. Hal ini menjadi bukti bahwa Pajakku telah memenuhi standar internasional dalam hal visi, eksekusi, dan kematangan produk.
Jadi, tunggu apa lagi? Segera hubungi Pajakku WhatsApp di nomor 0811 1911 9393, telepon 0804 1501 501, atau email marketing@pajakku.com dan nikmati kemudahan urusan perpajakan dengan solusi digital berstandar internasional!
Baca Juga: 5 Website Peraturan Pajak Terlengkap dan Terupdate
FAQ Seputar Pajakku dalam Kajian Gartner
1. Apa itu Gartner dan mengapa penting bagi vendor teknologi?
Gartner adalah perusahaan riset dan advisory global yang menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan teknologi. Masuk dalam kajian Gartner menandakan vendor memiliki produk yang matang, kredibel, dan siap digunakan di skala enterprise.
2. Mengapa masuk Gartner menjadi pencapaian penting bagi Pajakku?
Masuknya Pajakku dalam kajian Gartner menunjukkan bahwa solusi perpajakan digital Pajakku dinilai memenuhi standar internasional, baik dari sisi visi, kemampuan eksekusi, maupun keberlanjutan bisnis.
3. Apa yang dinilai Gartner dalam Gartner Magic Quadrant?
Gartner menilai vendor berdasarkan dua kriteria utama, yaitu Completeness of Vision (kelengkapan visi dan inovasi) dan Ability to Execute (kemampuan mengeksekusi solusi, termasuk stabilitas produk dan layanan).
4. Apa saja keunggulan Pajakku berdasarkan review di Gartner?
Berdasarkan Gartner Peer Insights, Pajakku dinilai unggul dalam integrasi sistem, kelengkapan solusi perpajakan end-to-end, kemudahan penggunaan, serta kemampuannya mendukung efisiensi dan kepatuhan pajak perusahaan.
5. Produk apa saja yang tersedia di Pajakku untuk kebutuhan perpajakan digital?
Pajakku menyediakan berbagai solusi, mulai dari Tarra e-Faktur, e-PPT, KSWP, Sistem Integrasi Perpajakan (SIP), Tador, e-Meterai dan tanda tangan digital, hingga Business Intelligence Pajak (BIP).









