Pemerintah resmi menetapkan kurs pajak terbaru melalui KMK No. 10/MK/EF.2/2026 yang berlaku untuk periode 4 Maret 2026–10 Maret 2026. Kurs ini menjadi acuan resmi bagi Wajib Pajak dalam mengonversi transaksi valuta asing ke rupiah untuk kepentingan perpajakan.
Pada periode ini, mayoritas mata uang asing tercatat mengalami penurunan nilai terhadap rupiah. Hal ini terlihat dari kolom perubahan yang didominasi angka negatif dibandingkan periode sebelumnya.
Pergerakan Mata Uang Utama
Beberapa mata uang utama yang mengalami penyesuaian pada periode ini, antara lain:
- Dolar Amerika Serikat (USD): Rp16.800,00 (turun Rp98,00)
- Euro (EUR): Rp19.831,05 (turun Rp124,14)
- Poundsterling Inggris (GBP): Rp22.680,80 (turun Rp177,80)
- Dolar Singapura (SGD): Rp13.277,80 (turun Rp73,34)
- Yen Jepang (JPY): Rp10.781,83 (turun Rp167,43)
- Yuan Renminbi Tiongkok (CNY): Rp2.447,50 (turun Rp4,35)
Sementara itu, dua mata uang tercatat menguat tipis:
- Peso Filipina (PHP): Rp291,38 (naik Rp0,01)
- Won Korea (KRW): Rp11,70 (naik Rp0,02)
Baca Juga: Kurs Pajak 25 Februari–3 Maret 2026, USD Tembus di Angka Rp16.898
Daftar Lengkap Kurs Pajak 4–10 Maret 2026
Berikut tabel kurs pajak yang berlaku berdasarkan KMK No. 10/MK/EF.2/2026:
|
No |
Mata Uang |
Nilai (Rp) |
Perubahan (Rp) |
|
1 |
Dolar Amerika Serikat (USD) |
16.800,00 |
-98,00 |
|
2 |
Dolar Australia (AUD) |
11.914,28 |
-28,21 |
|
3 |
Dolar Kanada (CAD) |
12.281,49 |
-83,68 |
|
4 |
Kroner Denmark (DKK) |
2.652,26 |
-18,69 |
|
5 |
Dolar Hongkong (HKD) |
2.147,76 |
-14,55 |
|
6 |
Ringgit Malaysia (MYR) |
4.316,93 |
-15,67 |
|
7 |
Dolar Selandia Baru (NZD) |
10.044,82 |
-92,63 |
|
8 |
Kroner Norwegia (NOK) |
1.759,07 |
-13,46 |
|
9 |
Poundsterling Inggris (GBP) |
22.680,80 |
-177,80 |
|
10 |
Dolar Singapura (SGD) |
13.277,80 |
-73,34 |
|
11 |
Kroner Swedia (SEK) |
1.857,50 |
-16,83 |
|
12 |
Franc Swiss (CHF) |
21.734,68 |
-134,66 |
|
13 |
Yen Jepang (JPY) |
10.781,83 |
-167,43 |
|
14 |
Kyat Myanmar (MMK) |
8,00 |
-0,04 |
|
15 |
Rupee India (INR) |
184,97 |
-1,24 |
|
16 |
Dinar Kuwait (KWD) |
54.824,22 |
-200,00 |
|
17 |
Rupee Pakistan (PKR) |
60,15 |
-0,27 |
|
18 |
Peso Philipina (PHP) |
291,38 |
0,01 |
|
19 |
Riyal Saudi Arabia (SAR) |
4.484,14 |
-21,15 |
|
20 |
Rupee Sri Lanka (LKR) |
54,39 |
-0,26 |
|
21 |
Baht Thailand (THB) |
541,30 |
-0,25 |
|
22 |
Dolar Brunei Darussalam (BND) |
13.291,20 |
-39,18 |
|
23 |
Euro (EUR) |
19.831,05 |
-124,14 |
|
24 |
Yuan Renminbi Tiongkok (CNY) |
2.447,50 |
-4,35 |
|
25 |
Won Korea (KRW) |
11,70 |
0,02 |
Fungsi Kurs Pajak bagi Wajib Pajak
Kurs pajak mingguan digunakan sebagai dasar konversi transaksi mata uang asing ke rupiah untuk:
- Penghitungan Pajak Penghasilan (PPh)
- Penghitungan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPnBM
- Penetapan bea masuk dan bea keluar
Dengan pembaruan rutin setiap minggu, Wajib Pajak dapat menghitung kewajajiban perpajakan secara lebih akurat dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Contoh Penghitungan
Sebagai ilustrasi, apabila terdapat transaksi impor sebesar USD 5.000, maka dengan kurs pajak minggu ini sebesar Rp16.800,00, perhitungannya adalah:
- USD 5.000 × Rp16.800,00 = Rp84.000.000
Nilai Rp84.000.000 tersebut menjadi dasar pengenaan pajak sesuai jenis kewajiban yang timbul dari transaksi tersebut.
Baca Juga: Kurs Pajak Minggu Ini 18–24 Februari 2026, Rupiah Relatif Stabil
FAQ Seputar Kurs Pajak Mingguan
1. Mengapa kurs pajak ditetapkan setiap minggu?
Karena nilai tukar mata uang bersifat fluktuatif dan mengikuti perkembangan pasar global, sehingga perlu diperbarui secara berkala agar perhitungan pajak tetap relevan.
2. Apakah kurs pajak sama dengan kurs bank?
Tidak selalu. Kurs pajak ditetapkan oleh Kementerian Keuangan dan bisa berbeda dengan kurs jual maupun beli di perbankan.
3. Di mana kurs pajak terbaru dapat diakses?
Kurs pajak mingguan dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Keuangan maupun melalui laman pajakku.com/rates.







