Bagaimana Pemilu 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN)?

Pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 akan secara serentak dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Februari 2024. Pemilu ini menjadi ajang bagi rakyat Indonesia untuk memilih pemimpin selanjutnya, tidak terkecuali untuk para pekerja yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurut Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), para pekerja yang berada di IKN tetap mendapatkan hak pilih sebagai warga negara dalam Pemilu 2024. Hal ini telah Bawaslu koordinasikan kepada perusahaan-perusahaan di Kawasan IKN untuk dapat mengakomodir para pekerja dalam pemilihan umum nanti.

Bawaslu setempat telah mensosialisasikan kepada perusahaan-perusahaan sejak tahun 2023 dan terus mendorong agar para pekerja dapat berpartisipasi sebagai Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dalam Pemilu 2024.

Dalam Pemilu 2024 ini, Bawaslu Kabupaten PPU ikut andil juga dalam mitigasi pelanggaran yang terjadi, salah satunya dengan memastikan tidak adanya intervensi terkait hak pilihan dari para pekerja.

Fungsi pengawasan mulai dari pencoblosan, perhitungan suara, hingga rekapitulasi hasil suara dilakukan oleh Bawaslu meskipun banyak tantangan yang dihadapi karena para pekerja berasal dari orang di luar daerah tersebut.

Meskipun demikian, Bawaslu Kabupaten PPU tetap berkomitmen dalam melakukan pengawasan guna memitigasi pelanggaran Pemilu 2024 di IKN dengan mengggandeng berbagai pihak termasuk KPU Kabupaten Penajam Paser Utara dan Otorita IKN (OIKN).

Per tanggal 9 Februari 2024, KPU PPU mencatat terdapat sebanyak 3.266 pekerja IKN yang telah terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang diakumulasi dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Penajam, Sepaku, dan Waru. Nantinya, para pekerja akan diarahkan ke dua TPS lokasi khusus yaitu TPS 901 untuk 187 DPTb dan TPS 902 untuk 117 DPTb. DPTb lainnya akan disebar ketiga kecamatan lainnya.

Baca juga: Otorita IKN Bidik Investasi Hingga Rp100 Triliun di Tahun 2024

 

Logistik Pemilu 2024 di IKN

Ketua KPU Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Irwan Syahwana, memastikan bahwa pengiriman logistik Pemilu 2024 menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) berlangsung tanpa hambatan yang berarti.

Menurut Irwan, proses distribusi logistik Pemilu telah mencapai tahap akhir. Sebanyak 1.044 kotak dan bilik suara telah berhasil didistribusikan ke Gudang KPU Kecamatan Sepaku, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk selanjutnya disebar ke berbagai kelurahan, desa, dan IKN.

Adapun, distribusi logistik di beberapa kecamatan seperti Sepaku, Waru, dan Babulu telah dilaksanakan dengan sukses pada hari yang sama. Total pendistribusian yang berhasil dilakukan ketiga kecamatan tersebut adalah sebesar 1.453 kotak suara dan 1.148 bilik suara.

Sementara itu, rencana distribusi logistik untuk Kecamatan Penajam dijadwalkan akan dilaksanakan pada Selasa, 13 Februari 2024 dengan kotak suara sebanyak 1.275 dan bilik suara sebanyak 1.020. Irwan menjelaskan bahwa proses distribusi ini dilakukan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), yakni paling lambat tiga hari sebelum hari pemungutan suara.

 

Baca juga: Bandara Nusantara dan Kereta Otonom IKN Targetkan Rampung Tahun 2024