Input Manual Data Faktur Masukan
1. Tekan ikon tambah ‘+’ pada bagian kanan atas halaman
2. Isilah form Dokumen Transaksi
3. Setelah lengkap, scroll bagian bawah, lalu isi form Lawan Transaksi
4. Jika sebelumnya sudah ada menambahkan data Lawan transaksi, tekan tombol ‘Cari Lawan Transaksi’
5. Pilih salah satu dari list terkait, lalu tekan tombol ‘Pilih’
6. Setelah itu, scroll kembali ke bagian bawah dan lanjutkan pengisian nominal transaksi pada form Nilai Faktur Pajak
7. Masukkan nilai jumlah DPP serta Jumlah PPnBM apabila ada
8. Tekan tombol ‘Save’
Import Data Faktur Masukan
1. Tekan tombol ‘Import’ pada bagian kanan atas halaman
2. Tekan tombol ‘Choose file,’ lalu pilih file data Faktur
3. Pilih delimiter yang digunakan serta ke cabang mana data akan di-import
4. Setelah itu, tekan tombol ‘Import’
5. File yang berhasil diimport, akan terlihat di menu Log Manager.
Scan Data Faktur Masukan
Anda juga bisa melakukan scan faktur dengan barcode. Berikut langkah-langkahnya:
1. Pada bagian kiri, pilih menu ‘Faktur’
2. Lalu pilih sub-menu ‘Scan Faktur Masukan’
3. Pastikan alat scanner terpasang pada PC atau Notebook
4. Pilih branch, aktifkan tombol Creditable, lalu arahkan kursor ke bagian Scanner Input
5. Scan Faktur Masukan yang telah disiapkan
6. Faktur yang telah discan akan masuk ke table Scan Faktur Masukan, klik tombol ‘Check’ di pojok kanan atas
7. Setelah faktur berstatuskan “Valid”, tekan tombol ‘Save’ untuk menyimpan
Upload Data Faktur Masukan
1. Buka menu ‘Faktur’ lalu menuju sub-menu ‘Faktur Masukan’
2. Ceklis data pada list Faktur Masukan lalu upload
3. Pilih upload type “Berdasarkan Id” jika akan mengupload sesuai data faktur yang dipilih, antara lain:
– “Berdasarkan Periode” jika user akan mengupload faktur berdasarkan masa dan tahun pajak.
– “Berdasarkan Tanggal” jika user akan mengupload faktur berdasarkan Tanggal Faktur Pajak atau Tanggal Rekam Faktur.
4. Lalu, tekan ‘Upload’
Pembatalan Data Faktur Masukan
1. Buka menu ‘Faktur’ lalu pilih sub-menu ‘Faktur Masukan’
2. Ceklis pada faktur yang akan dibatalkan
3. Klik tombol “X” lalu pilih tipe pembatalan “Berdasarkan Id Approve”
Ada beberapa pilihan tipe pembatalan faktur yaitu:
– “Berdasarkan Periode” jika user akan membatalkan faktur berdasarkan masa dan tahun pajak.
– “Berdasarkan Tanggal” jika user akan membatalkan faktur berdasarkan Tanggal Faktur Pajak atau Tanggal Rekam Faktur
Faktur yang berhasil dibatalkan akan berubah statusnya menjadi “Batal Sukses” dan berwarna hijau muda.
Cara Export Data Faktur Masukan
1. Buka menu ‘Log Manager’ lalu menuju sub-menu ‘Log Export’
2. Ceklis pada faktur yang ingin dipilih
3. Klik tombol ‘Export Data’
4. Pilih tipe export ‘Berdasarkan Id Approve,’ kemudian pilih jenis file yang akan di export, antara lain:
– “Berdasarkan Tanggal” jika user jika user akan mengekspor faktur berdasarkan masa dan tahun pajak.
– “Berdasarkan Periode” jika user akan mengekspor faktur berdasarkan Tanggal Faktur Pajak atau Tanggal Rekam Faktur.
5. Isi keterangan pada kolom ‘Note’
6. Klik tombol ‘Export’
Hapus data faktur masukan bulk
1. Buka menu Faktur lalu sub-menu Faktur Masukan
2. Pastikan status faktur “Belum Approve” atau dengan kata lain belum dilakukan upload ke DJP
3. Klik tombol Hapus berdasarkan Pencarian, antara lain:
– “Berdasarkan Id” jika user akan menghapus faktur sesuai pilihan ceklis.
– “Berdasarkan Periode” jika user jika user akan menghapus faktur berdasarkan masa dan tahun pajak.
– “Berdasarkan Tanggal” jika user akan menghapus faktur berdasarkan Tanggal Faktur Pajak atau Tanggal Rekam Faktur.
Kelola Data Retur Faktur Masukan
Input Manual Data Retur Faktur Masukan
1. Tekan tombol berlambangkan tambah “+ “di bagian kanan atas halaman
2. Setelah muncul form input data Retur Faktur Keluaran, isi data Nomor Faktur yang akan di retur
3. Tekan tombol ‘Cari Faktur Yang Diretur’
4. Setelah itu tekan tombol ‘Pilih’ yang berwarna orange
5. Kemudian pada bagian Dokumen Retur, isilah data yang diminta
6. Setelah semuanya terisi, tekan tombol ‘Save’ untuk menyimpan
Import Data Retur Faktur Masukan
1. Tekan tombol ‘Import’ pada bagian kanan atas halaman
2. Tekan tombol ‘Choose file,’ lalu pilih file data Faktur
3. Pilih delimiter yang digunakan serta ke cabang maan data akan di-import
4. Setelah itu, tekan tombol ‘Import’
Upload Data Retur Faktur Masukan
1. Buka menu ‘Faktur’ lalu pilih sub-menu ‘Retur Faktur Masukan’
2. Ceklis data pada list Retur Faktur Masukan lalu upload
3. Pilih upload type “Berdasarkan Id” jika akan mengupload sesuai data faktur yang dipilih, antara lain:
– “Berdasarkan Periode” jika user akan mengupload retur berdasarkan masa dan tahun pajak.
– “Berdasarkan Tanggal” jika user akan mengupload retur berdasarkan Tanggal retur atau Tanggal Rekam retur.
4. Lalu, klik ‘Upload’
Pembatalan Data Retur Faktur Masukan
1. Buka menu ‘Faktur’ lalu pilih sub-menu ‘Retur Faktur Masukan’
2. Ceklis pada faktur yang akan dibatalkan
3. Klik tombol ‘X’ lalu pilih tipe pembatalan ‘Berdasarkan Id Approve,’ antara lain:
– “Berdasarkan Periode” jika user akan membatalkan faktur berdasarkan masa dan tahun pajak.
– “Berdasarkan Tanggal” jika user akan membatalkan faktur berdasarkan Tanggal Faktur Pajak atau Tanggal Rekam Faktur.
Export Data Retur Faktur Masukan
1. Pilih atau ceklis faktur yang ingin diekspor
2. Tekan tombol ‘Export Data’
3. Pilih tipe export ‘Berdasarkan Id Approve’
4. Lalu pilih jenis file yang akan di export
5. Isi keterangan pada kolom ‘Note’ lalu klik tombol ‘Export’
6. Hasilnya bisa di download dengan mengakses menu Log Manager, lalu sub-menu Log Export, kemudian klik tombol ‘Download File’









