Solusi eBupot 23/26

ADMINISTRASI & DOKUMEN

Syarat administratif menggunakan e-Bupot 23/26:

  1. Terdaftar sebagai member Pajakku
  2. PKP wajib e-Bupot sesuai ketetapan DJP
  3. Memiliki setifikat elektronik PKP

Dokumen yang perlu disiapkan:

  • Untuk menjadi member Pajakku, silakan mengisi Formulir pendaftaran, terdiri dari:
  1. Perusahaan
  2. NPWP
  3. EFIN
  4. Direktur
  5. Email Direktur

Note:

Jika belum memiliki EFIN, silahkan menghubungi Support Pajakku melalui:

Telp       : 021-22539393/081585370888

Email    : support@pajakku.com

  • Dokumen sertifikat elektronik (sertel). Bila belum memiliki sertel atau sertel telah kadaluwarsa, silakan ajukan permohonan sertel, dengan dokumen sebagai berikut:
  1. Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik DJP (bermaterai Rp 6.000),
  2. Surat Permintaan Sertifikat Elektronik ditandatangani dan disampaikan oleh pengurus PKP yang bersangkutan
  3. SPT Tahunan PPh Badan tahun terakhir (asli)
  4. Bukti Penerimaan tanda terima pelaporan SPT Tahunan PPh Badan tahun terakhir (asli dan fotokopi)
  5. KTP/Paspor/KITAS/KITAP pengurus perusahaan (asli dan fotokopi)
  6. Kartu Keluarga pengurus perusahaan (asli dan fotokopi)

LOGIN

Tidak bisa login, muncul error “bad gateway”

Mohon dipastikan untuk koneksi internet tetap stabil dan coba klik Ctrl+Shift+R dan silahkan login kembali dengan user dan password yang benar

 

Tidak bisa login, muncul error “bad credential”

Mohon dipastikan username dan password yang anda masukan benar

 

Tidak bisa login, muncul error “sesi user belum habis/sedang login”

Masalah karena, user sedang dibuka oleh pengguna lain atau sesi belum hapis tapi browser sudah di tutup. Solusi, hub admin untuk release user yang sedang aktif sesi nya tesebut

 

Tidak bisa login, muncul error “kode verifikasi salah”

Mohon dipastikan kode Capthca sudah sesuai

 

BUAT SPT

 

Error SPT pada NPWP,masa pajak, tahun pajak, pembetulan sudah ada

SPT sudah ada, jika ada perubahan/penambahan silakan ke menu buka SPT

 

HAPUS SPT

 

Error delete SPT error

Status SPT selain created tidak boleh dihapus

 

INPUT BUPOT

 

Muncul error Muncul error “ERRMF0001:Wajib Pajak berstatus DE”

Cek kembali NPWP lawantransaksi karena NPWP yang di input tidak aktif

 

Muncul error Muncul error “ERRV0002: Tanggal pemotongan tidak sesuai masa-tahun pajak”

Cek kembali bulan pada tanggal bupot, tidak sesuai dengan masa pajak SPT

 

Muncul error “ERRV0003:Tag tertentu yang required pada XML tidak diisi”

Cek kembali isian formulir Bupot ada data yang belum diisi

 

Muncul error “ERRV0004: NPWP Pemotong sama dengan NPWP penerima penghasilan”

Cek kembali NPWP lawantransaksi tidak boleh sama dengan NPWP pemotong

 

Muncul error “ERRV0005: 9 digit awal NPWP tidak boleh 000000000”

Cek kembali NPWP lawan transaksi 9 digit awal tidak boleh 0

 

Muncul error “ERRV0006: Dokumen referensi tidak terdaftar”

Cek kembali dokemen referensi

 

Muncul error “ERRV0007: NIK tidak boleh 0000000000000000”

Cek kembali NIK tidak boleh 0

 

Muncul error “ERRV0008: NIK tidak 16 digit”

Cek kembali NIK kurang/lebih dari 16 digit

 

Muncul error “ERRV0009: NIK mengandung huruf”

Cek kembali NIK tidak boleh mengandung huruf

 

Muncul error “ERRV0010: Digit pertama NIK tidak boleh 0”

Cek kembali NIK digit pertama tidak boleh nol

 

Muncul error “ERRV0011: 4 digit terakhir NIK tidak boleh 0000”

Cek kembali NIK 4 digit terakhir tidak boleh 0000

 

Muncul error “ERRV0013: Jumlah Bruto harus lebih dari 0”

Cek kembali nilai bruto penghasilan tidak boleh diisi 0

 

Muncul error “ERRV0020: Tag <KiraNetto> tidak valid”

Cek nilai perkiraan neto bupot PPh 26 tidak valid

 

Muncul error “ERRV0021: Tag <TarifSkd> harus lebih besar dari NOL”

Cek tarif PPh 26 sesuai SKD harus lebih besar dari nol

 

Muncul error “ERRV0022: Jika ingin menggunakan SKB/DTP, wajib ber-NPWP”

Cek NPWP pada bupot dengan keterangan SKB/DTP, harus diisi

 

Muncul error “ERRRF0004: Status SKB ditolak oleh KPP”

Cek nomor SKB yang diinput

 

Muncul error “ERRRF0005: Tanggal pemotongan diluar masa pemanfaatan SKB/SKD”

Cek tanggal SKB tidak valid/diluar m asa pemanfaatan SKB/SKD

 

PEMBETULAN BUPOT

 

Muncul error “ERRBP0001: Bukti Potong sudah pernah dibetulkan oleh Bukti Potong Pembetulan, sehingga tidak bisa dilakukan pembetulan/pembatalan/hapus”

Cek kembali Bukti Potong sudah pernah dibetulkan oleh Bukti Potong Pembetulan, sehingga tidak bisa dilakukan pembetulan/pembatalan/hapus

 

Muncul error “ERRBP0002: Bukti Potong sudah dibatalkan, sehingga tidak dapat dilakukan pembetulan/pembatalan/hapus”

Cek kembali Bukti Potong sudah dibatalkan, sehingga tidak dapat dilakukan pembetulan/pembatalan/hapus

 

Muncul error “ERRBP003: Bukti Potong sudah dihapus, sehingga tidak dapat dilakukan pembetulan/pembatalan/hapus”

Cek kembali Bukti Potong sudah dihapus, sehingga tidak dapat dilakukan pembetulan/pembatalan/hapus

 

PEMBATALAN BUKTI POTONG

 

Muncul error “ERRBP0001: Bukti Potong sudah pernah dibetulkan oleh Bukti Potong Pembetulan, sehingga tidak bisa dilakukan pembetulan/pembatalan/hapus”

Cek kembali Bukti Potong sudah pernah dibetulkan oleh Bukti Potong Pembetulan, sehingga tidak bisa dilakukan pembetulan/pembatalan/hapus

 

Muncul error “ERRBP0002: Bukti Potong sudah dibatalkan, sehingga tidak dapat dilakukan pembetulan/pembatalan/hapus”

Cek kembali Bukti Potong sudah dibatalkan, sehingga tidak dapat dilakukan pembetulan/pembatalan/hapus

 

Muncul error “ERRBP003: Bukti Potong sudah dihapus, sehingga tidak dapat dilakukan pembetulan/pembatalan/hapus”

Cek kembali Bukti Potong sudah dihapus, sehingga tidak dapat dilakukan pembetulan/pembatalan/hapus

 

 

IMPOR DATA

 

Muncul error Muncul error “ERRMF0001:Wajib Pajak berstatus DE”

Cek kembali NPWP lawantransaksi karena NPWP yang di input tidak aktif

 

Muncul error Muncul error “ERRV0002: Tanggal pemotongan tidak sesuai masa-tahun pajak”

Cek kembali bulan pada tanggal bupot, tidak sesuai dengan masa pajak SPT

 

Muncul error “ERRV0003:Tag tertentu yang required pada XML tidak diisi”

Cek kembali isian formulir Bupot ada data yang belum diisi

 

Muncul error “ERRV0004: NPWP Pemotong sama dengan NPWP penerima penghasilan”

Cek kembali NPWP lawantransaksi tidak boleh sama dengan NPWP pemotong

 

Muncul error “ERRV0005:9 digit awal NPWP tidak boleh 000000000”

Cek kembali NPWP lawan transaksi 9 digit awal tidak boleh 0

 

Muncul error “ERRV0006: Dokumen referensi tidak terdaftar”

Cek kembali dokemen referensi

 

Muncul error “ERRV0007: NIK tidak boleh 0000000000000000”

Cek kembali NIK tidak boleh 0

 

Muncul error “ERRV0008: NIK tidak 16 digit”

Cek kembali NIK kurang/lebih dari 16 digit

 

Muncul error “ERRV0009: NIK mengandung huruf”

Cek kembali NIK tidak boleh mengandung huruf

 

Muncul error “ERRV0010: Digit pertama NIK tidak boleh 0”

Cek kembali NIK digit pertama tidak boleh nol

 

Muncul error “ERRV0011: 4 digit terakhir NIK tidak boleh 0000”

Cek kembali NIK 4 digit terakhir tidak boleh 0000

 

Muncul error “ERRV0013: Jumlah Bruto harus lebih dari 0”

Cek kembali nilai bruto penghasilan tidak boleh diisi 0

 

Muncul error “ERRV0020: Tag <KiraNetto> tidak valid”

Cek nilai perkiraan neto bupot PPh 26 tidak valid

 

Muncul error “ERRV0021: Tag <TarifSkd> harus lebih besar dari NOL”

Cek tarif PPh 26 sesuai SKD harus lebih besar dari nol

 

Muncul error “ERRV0022: Jika ingin menggunakan SKB/DTP, wajib ber-NPWP”

Cek NPWP pada bupot dengan keterangan SKB/DTP, harus diisi

 

Muncul error “ERRRF0002: Kode Objek Pajak tidak sesuai dengan Jenis Pajak”

Cek kode objek pajak tidak sesuai dengan jenis pajak

 

Muncul error “ERRRF0004: Status SKB ditolak oleh KPP”

Cek nomor SKB yang diinput

 

Muncul error “ERRRF0005: Tanggal pemotongan diluar masa pemanfaatan SKB/SKD”

Cek tanggal SKB tidak valid/diluar masa pemanfaatan SKB/SKD

 

BUAT KODE BILLING

 

Muncul error “bad request”

Cek menu pengaturan isi username password dan alamat proxy jika menggunakan, klik tombol save

 

Muncul error “ERROR_97 = “Timeout.”

Cek jaringan, lalu coba buat lagi

 

SUMIT LAPOR SPT

 

Muncul error “MAP-KJS kurang setor

Cek kembali daftar SSP yang diinput kurang dari nilai PPh terutang yang dipotong