Persiapan Jerman Untuk Pemulihan Ekonomi

Jerman adalah sebuah negara yang memiliki ekonomi pasarsosial dengan tenaga kerja berkemampuan tinggi, kapitalisasi pasar besar, tingkat korupsi yang rendah, serta tingkat inovasi yang tinggi. Jerman adalah sebuah negara dengan ekonomi terbesar dan terkuat yang ada di Eropa, PDB terbesar keempat dunia dan dengan pendapatan nasional bruto terbesar kelima di dunia. Jerman adalah kontributor terbesar ke Uni Eropa tahun 2011.

Tingkat penyebaran virus corona yang berada di Jerman meningkat setelah beberapa hari melakukan pelonggaran pada peraturan karantina wilayah atau lockdown. Berdasarkan pemantauan Robert Koch Institue, tingkat reproduksi jumlah orang yang tertular pasien positif corona melampaui 1. Laporan tersebut timbul sesudah kanselir Jerman, Angela Merkel membuat pengumuman tentang pelonggaran pembatasan nasional secara menyeluruh setelah melakukan pertemuan dengan para pemimpin dari 16 negara bagian yang berada di Jerman. Melalui pelonggaran tersebut, semua toko diizinkan kembali buka, selain itu para murid kembali ke sekolah secara bertahap dan liga sepakbola utama jerman pun akan kembali dimulai lagi pekan depan. Jerman adalah negara ketujuh dalam daftar kasus positif virus corona terbanyak di dunia. Dalam laporan Robert Koch Institute, melihat angka reproduksi adalah salah satu cara untuk menghitung penyebaran covid-19. Angka tersebut dapat berubah, tergantung dari perubahan perilaku atau perkembangan kekebalan tubuh yang dimiliki oleh setiap individu.

Terlepas dari hal tersebut, pemerintah Jerman telah mempersiapkan paket stimulus sebesar 130 miliar Euro atau setara dengan Rp 2.064 triliun untuk membantu permulaan pemulihan perekonomian negara setelah pandemi corona virus disease 2019 atau yang lebih dikenal dengan covid-19 berakhir. Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa isi dari paket stimulus adalah untuk memangkas tarif dari pajak pertambahan nilai untuk beberapa waktu. Pemerintah akan melakukan pemangkasan pada tarif pajak pertambahan nilai yang awalnya berada pada besaran 19 persen menjadi berada pada besaran 16 persen. Selain pemangkasan tarif pajak pertambahan nilai, paket stimulus juga berfungsi untuk pemberian tunjangan tambahan untuk para keluarga sebesar 300 Euro per anak, dan meningkatkan potongan harga untuk setiap pembelian mobil listrik. Paket dari stimulus tersebut berfungsi untuk mengalokasikan dana sebesar 50 miliar euro yang berfungsi untuk digunakan sebagai bantuan dalam memberi penanganan pada adanya perubahan iklim, mendukung inovasi, serta digitalisasi dalam perekonomian Jerman.

Hal tersebut mendapatkan dukungan dari partai pendukung pemerintah. Adapun partai tersebut adalah Persatuan Demokrat Kristen Jerman, Partai Bavaria, Persatuan Sosial Kristen, dan Demokrat Sosial kiri-tengah. Kesepakatan tersebut dicapai setelah melakukan negosiasi yang terus berlangsung sampai 21 jam. Angela Merkel mengatakan bahwa anggota koalisinya sudah memiliki komitmen untuk memberikan dukungan pada seluruh program yang berani demi membantu meningkatkan angka konsumsi dari masyarakat, melakukan penginvestasian dalam proyek inovasi, dan juga membantu memberikan keringanan beban pada likuiditas keuangan warga Jerman.