Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan secara serentak menggelar upacara nasional dalam rangka memperingati Hari Pajak yang jatuh pada Senin, 14 Juli 2025. Tahun ini, Hari Pajak diperingati dengan tema “Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh”, sebagai cerminan semangat gotong royong dan komitmen bersama dalam membangun negeri melalui kontribusi perpajakan.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menggarisbawahi pentingnya etos kerja, dedikasi, dan integritas bagi seluruh jajaran pegawai DJP. Ia menekankan bahwa peran DJP tidak semata-mata mengelola angka penerimaan, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat sebagai wujud akuntabilitas terhadap dana publik.
“Kita tidak hanya mengelola penerimaan negara, kita mengelola kepercayaan rakyat. Pajak adalah wujud gotong royong bangsa dalam membiayai kesejahteraan bersama,” tegas Bimo dalam keterangan resminya.
Dirjen Pajak yang dilantik pada 23 Mei 2025 oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ini juga menyampaikan pentingnya keberlanjutan reformasi perpajakan. Salah satu agenda utama adalah penguatan Coretax System, sistem inti administrasi perpajakan modern yang menjadi tulang punggung digitalisasi layanan DJP. Bimo menegaskan bahwa proses stabilisasi dan penyempurnaan sistem Coretax terus berjalan sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik yang transparan dan efisien.
Tantangan tahun 2025 pun tidak ringan. DJP ditargetkan mengumpulkan penerimaan pajak sebesar Rp2.189,3 triliun, meningkat 13,3% dibanding tahun sebelumnya. Di tengah kondisi perekonomian global yang dinamis, Bimo menegaskan pentingnya keberanian dalam menjaga integritas dan ketegasan menghadapi tekanan eksternal.
Selain itu, Bimo juga menekankan pentingnya menjaga etos pelayanan publik, di mana setiap pegawai DJP dituntut menjadi teladan dalam beretika, bersikap profesional, dan menjunjung tinggi kepercayaan masyarakat. Dalam menjaga keamanan pegawai, DJP menjalin kerja sama erat dengan lembaga penegak hukum seperti Polri, Kejaksaan, dan KPK, serta memperkuat koordinasi dalam Tim Optimalisasi Penerimaan Negara (TOPN) dan Satgas Khusus penerimaan sektor prioritas seperti pertambangan dan perikanan.
Momentum Hari Pajak 2025 juga digunakan untuk memperkuat semangat kolektif dalam mendorong target rasio pajak (tax ratio) sebesar 11%. Dirjen Pajak mengajak seluruh jajarannya untuk konsisten, berkolaborasi, dan terus berinovasi dalam membangun sistem perpajakan yang adil, efektif, dan terpercaya.







