Peraturan Pajak Kendaraan Terbaru di Inggris

Perpajakan di Inggris melibatkan pembayaran kepada setidaknya tiga tingkat pemerintahan yang berbeda. Yaitu, pemerintah pusat, pemerintah yang didelegasikan dan pemerintah daerah. Pendapatan pemerintah pusat yang utama adalah berasal dari pajak penghasilan, kontribusi asuransi nasional, pajak pertambahan nilai, pajak perusahaan, dan pajak bahan bakar. Pendapatan pemerintah daerah terutama berasal dari hibah dana pemerintah pusat, pajak dewan, tarif bisnis di Inggris, dan semakin meningkat dari biaya dan ongkos, seperti salah satunya ongkos parkir.

Sistem pajak atas kendaraan bermotor dirombak oleh pemerintah Inggris, sehingga beban dari pajak yang ditanggung oleh para pemilik kendaraan berpolusi semakin meningkat dibandingkan dengan kendaraan yang ramah lingkungan. Perubahan sistem pajak kendaraan bermotor tersebut tertuang dalam rencana anggaran pemerintah. Pemungutan pajak kendaraan berbahan bakar fosil untuk tahun kedua dan seterusnya akan disamakan dengan tahun pertama. Pemungutan pajak kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil untuk tahun pertama akan dihitung dari jumlah polusi yang dihasilkan. Untuk tahun kedua, pemungutan pajak kendaraan bermotor akan ditetapkan sama baik kendaraan tersebut adalah kendaraan ramah lingkungan ataupun kendaraan yang paling berpolusi. Nantinya, skema pemungutan akan digantikan. Untuk pemungutan pajak di tahun selanjutnya setelah tahun pertama akan dihitung dengan menggunakan jumlah polusi yang dihasilkan sebagai alat ukur angka yang akan dibayarkan, oleh karena itu, kendaraan berpolusi akan mendapatkan pemungutan pajak yang lebih besar jika di bandingkan dengan kendaraan yang ramah lingkungan.

Jika hal tersebut terealisasi, kendaraan dengan tingkat polusi tertinggi akan membayar lebih dari dua ribu poundsterling, atau setara dengan Rp 37 Juta setiap tahunnya. Jika dibandingkan dengan pemilik kendaraan listrik, besar kemungkinannya mereka sama sekali tidak akan mengeluarkan uang sedikitpun. Peraturan tersebut diberlakukan per tanggal 1 April.

Pada peraturan pajak kendaraan baru yang menggunakan polusi sebagai alat ukur untuk jumlah pengenaan pajak tersebut, terdapat tiga golongan menurut emisi yang dikeluarkan. Ketiga golongan tersebut adalah premium, standard, dan zero. Golongan zero memiliki arti golongan kendaraan yang ramah lingkungan, yaitu kendaraan listrik dan hidrogen, standard untuk kendaraan bermesin yang menggunakan bensin dan diesel, dan premium adalah kendaraan yang memiliki harga jual lebih dari angka 40 ribu pound.

Pada bulan April hingga seterusnya, hanya mobil baru dengan emisi nol yang diberlakukan pajak sebesar 0 persen. Dengan kata lain, hanya mobil listrik dan hidrogen yang berlaku terhadap sistem pajak tersebut. sedangkan untuk kendaraan berbahan bakar alternatif dikenakan pajak sebesar 130 pound per tahunnya. Sementara kendaraan bermesin diesel dan bensin akan dikenakan pajak 140 pound per tahunnya. Namun, untuk kendaraan dengan harga lebih dari 40 ribu pound akan ditambahkan pajak sebesar 310 pound sebab kendaraan tersebut termasuk ke dalam kategori premium. Dengan kata lain, jika mobil listrik atau hidrogen yang memiliki emisi nol dihargai lebih dari 40 ribu pound, maka jenis kendaraan tersebut akan tetap dikenakan pajak sebesar 310 pound. Sedangkan untuk kendaraan bensin atau diesel yang dihargai di atas 40 ribu pound, maka akan dikenakan pajak sebesar 450 pound.

Tambahan sebesar 310 pound untuk kategori kendaraan premium tersebut harus dibayarkan setiap tahunnya selama jangka waktu 5 tahun pertama kepemilikan. Setelah 5 tahun, kendaraan yang di hargai lebih dari 40 ribu pound tersebut akan dikenakan pajak tahunan standar sesuai dengan jenis energi yang digunakan. Dana yang terkumpul dari pajak tersebut akan digunakan untuk pembiayaan infrastruktur jalan, pemeliharaan jalan tol dan jaringan jalan yang ada di Inggris.