Telkomsel diberikan penghargaan dan apresiasi oleh Direktorat Jenderal Pajak karena telah menjadi penyumbang pajak terbesar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar Empat pada 2020. Kepala KPP Wajib Pajak Besar Empat, Budi Prasetya, memberikan piagam penghargaan kepada Direktur Keuangan Telkomsel, Leonardus WW Mihardjo sebagai bentuk dari penghargaan dan apresiasi tersebut. “Telkomsel pun memaknai apresiasi ini sebagai dorongan lebih untuk memperkuat perannya dalam memberikan nilai tambah bagi kemajuan bangsa di setiap kegiatan yang dilakukan perusahaan,” tutur Leonardo, dalam keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Telkomsel. Kontribusi pajak secara nasional yang diberikan Telkomsel hingga akhir 2020 mengalami pertumbuhan sebesar 1,3 persen jika dibandingkan 2019. Sebagian besar pajak disetorkan oleh Telkomsel adalah wajib pajak BUMN yang bergerak di sektor jasa dan wajib pajak orang pribadi yang domisili di DKI Jakarta melalui KPP Wajib Pajak Besar Empat. Pada KPP tersebut, kontribusi pajak yang disumbangkan oleh Telkomsel mengalami pertumbuhan sebesar 2,6 persen dibanding 2019.
Upaya aktif Telkomsel dalam mendorong penerapan aturan perpajakan di lingkungan perusahaan menjadi salah satu hal yang membuat Telkomsel dapat menjadi kontributor pajak terbesar. Pencapaian Telkomsel sebagai kontributor pajak terbesar di KPP Wajib Pajak Besar Empat juga dikarenakan berbagai inisiatif yang dijalankan perusahaan sepanjang 2020. Tahun lalu, Telkomsel melakukan serangkaian optimalisasi infrastruktur jaringan, pengembangan transformasi digital, upaya kolaboratif, hal tersebut sebagai bentuk jawaban Telkomsel atas berbagai kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Telkomsel ingin memastikan pemerataan akses jaringan dan kualitas broadband terdepan di Indonesia. Oleh karena itu, seluruh pembangunan jaringan Telkomsel sudah menggunakan teknologi 4G LTE, khususnya wilayah yang traffic broadbandnya yang cukup tinggi (perumahan, wilayah padat polusi, kawasan industri).
Hingga November 2020, total terdapat 233.000-unit BTS yang dioperasikan oleh Telkomsel sebagian besar dari BTS tersebut merupakan BTS jaringan broadband 3G/4G. Pada kuartal III 2020, Telkomsel telah menjadikan seluruh BTS USO yang dikembangkan Bersama BAKTI Kominfo sudah mendukung jaringan 4G/LTE. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan Telkomsel kepada Pemerintah untuk menghadirkan konektivitas 4G/LTE di seluruh desa maupun kelurahan di Indonesia pada 2022. Beberapa inovasi teknologi juga dihadirkan oleh Telkomsel pada 2020 seperti Telkomsel Orbit, VoLTE, dan teknologi Open RAN guna mempercepat implementasi 5G di Indonesia.
Pada era new-normal karena pandemi COVID-19, Telkomsel juga menghadirkan #DiRumahTerusMaju yang menyediakan solusi komprehensif bagi pelanggan untuk memperkuat gaya hidup digitalnya. Telkomsel juga melakukan strategic investment dengan cara berkolaborasi bersama sejumlah startup seperti Roambee, Kredivu, serta decacorn sepeti Gojek, yang bertujuan untuk membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat dan supaya dapat menikmati pemanfaatan teknologi digital yang lebih beragam di kehidupan mereka sehari-hari.
Menjadi kontributor pajak, berarti Telkomsel juga ikut dalam melakukan pembangunan negara Indonesia secara tidak langsung. Telkomsel juga berencana untuk terus bergerak maju untuk memperkuat perannya sebagai leading digital telcocompany dengan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati layanannya. Maka Telkomsel juga dapat mendorong kontribusinya alam mengembangkan ekosistem digital di Indonesia.









