Mengintip Kesiapan IKN Menjelang Upacara HUT RI ke-79

Pemerintah telah menetapkan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menjadi tempat penyelenggaraan upacara hari ulang tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79. Sejak ditetapkan oleh presiden Joko Widodo pada 2019 silam, IKN terus menjalankan proses konstruksi demi terselenggaranya upacara kemerdekaan di sana.

 

Progress Konstruksi di IKN

 

Kurang dari satu bulan menjelang upacara peringatan HUT RI ke-79, Satuan Tugas Pelaksana Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membagikan perkembangan terbaru proses konstruksi di IKN. Menurut Ketua Satgas Pelaksana Pembangunan IKN, Danis H. Sumadilaga, pembangunan sarana dan prasarana dasar untuk keperluan upacara seperti lapangan upacara, kantor presiden hingga infrastruktur air besih sudah terakomodasi di IKN.

 

Sumber Air Baku

 

Danis menjelaskan, saat ini di IKN selain telah terdapat sumber air baku, terdapat pula sumber air lain yaitu Bendungan Sepaku Semoi. Kapasitas air pada Intake Sepaku mencapai 3.000 liter per detik dan bendungan Sepaku Semoi mencapai 2.500 liter per detik. 

 

Untuk tahap pertama, sumber air baku yang dimanfaatkan terlebih dahulu akan bersumber dari Intake Sepaku. Proses penyaluran air baku menjadi air siap minum di IKN akan melalui proses pengolahan yang kemudian dialirkan melalui pipa sepanjang 16 km ke kawasan inti pusat pemerintahan di IKN. 

 

Akses Tol IKN

 

Selain kebutuhan akan air bersih, Danis juga mengungkapkan kesiapan akses tol untuk upacara Agustus nanti. Sebanyak tiga ruas tol akses IKN ditargetkan akan mulai digunakan secara fungsional pada 17 Agustus 2024 dengan rncian tol seksi 3A, seksi 3B, dan seksi 5A. Progres rata-rata ketiga ruas tol tersebut saat ini sudah mencapai 90%. 

 

Jika ketiga ruas tol tersebut dapat dioperasikan secara fungsional, perjalanan dari Balikpapan ke kawasan inti pusat pemerintahan IKN dapat dipangkas dari 2,5 jam tanpa melewati jalan tol menjadi hanya 1 jam. Pengoperasiaon ruas tol fungsional ini tentunya akan sangat membangu akses peserta untuk menuju lokasi upacara. 

 

Baca juga: HGU di IKN Sampai 190 Tahun, Bagaimana Ketentuannya?

 

Pengecekan Infrastruktur

 

Pekan lalu, Menteri PUPR sekaligus Plt Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono sempat mengecek langsung kesiapan infrastruktur di IKN menjelang upacara HUT ke-79 RI pada 17 Agustus 2024. Salah satu infrastruktur yang dicek adalan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang berasal dari Intake Sepaku. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan pasokan air bersih dapat tersedia ke IKN pada 17 Agustus mendatang. 

 

Basuki memastikan sumber air bersih pada saat upacara nanti akan bersumber dari Sungai Sepaku dan diolah di SPAM Intake Sepaku untuk selanjutnya didstribusikan ke setiap unit di IKN. Selain Basuki, Plt Wakil Kepala Otorita IKN, Raja Juli Antoni juga melihat langsung kesiapan sarana dan prasarana air bersih menjelang upacara HUT kemerdekaan RI ke-79.

 

Menurut Antoni, proses penyediaan air bersih saat upacara HUT ke-79 RI di IKN sangat vital. Oleh karena itu, tahapan ini perlu dikawal dan dicek sebaik mungkin untuk menghindari ketidaksiapan. Selain mengecek unit intake yang berada pada kompleks SPAM Sepaku, Basuki dan Antoni juga mengecek ruang pompa SPAM yang nantinya berfungsi untuk mengalirkan air dari penampungan ke tempat pengolahan filtrasi yaitu Instalasi Pengolahan Air (IPA).

 

Rapat Koordinasi Persiapan Upacara

 

Presiden Joko Widodo akan menggelar rapat dengan menteri terkait pada Kamis 25 Juli 2024 mendatang untuk membahas persiapan upacara 17 Agustus di IKN. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, hujan deras yang turun di kawasan IKN dapat mengganggu pekerjaan sarana dan prasarana. Oleh karena itu, pihaknya  telah menyiapkan 4 pesawat untuk melakukan modifikasi cuaca di IKN. 

 

Baca juga Berita dan Artikel Pajakku lainnya di Google News