Kanada Ajak Negara-Negara Canangkan Pajak Karbon Global

Pertemuan multilateral COP26 (Conference of the Parties) sedang berlangsung dari tanggal 31 Oktober sampai 12 November 2021, membahas mengenai mitigasi dan penanggulangan dampak perubahan iklim. Konferensi Para Pihak (COP) sendiri adalah pertemuan yang dicanangkan oleh negara-negara dibentuk awal 1990-an untuk mengimplementasikan United Nations Framework Convention on Climate Change dan perjanjian iklim berikutnya. 

Dalam pertemuan ini, Kanada memanfaatkan momentum untuk mendesak negara-negara untuk menyetujui tarif pajak karbon global. Melalui sentralisasi harga secara global ini dinilai mampu mengekang penggunaan bahan bakar fosil secara signifikan sekaligus menyamakan posisi negara-negara dalam tanggung jawabnya terhadap emisi karbon.

Ujaran ini disampaikan karena refleksi Trudeau atas emisi global yang dikenakan pajak karbon hanya sebesar kurang dari 20% dari emisi global. Ia merasa dengan adanya penyamaan tarif pajak karbon secara global mampu meningkatkan persentase hingga tiga kali lipat. 

Saat ini, Kanada sendiri telah menetapkan pajak karbon secara domestik. Pajak dikenakan pada komoditas yang menghasilkan emisi karbon seperti bahan bakar untuk pemanas rumah (gas, minyak bakar ringan,dll) serta gas alam dan propana. Perdana Menteri Trudeau menyatakan bahwa pemungutan pajak karbon di Kanada dapat menjadi model untuk penetapan pajak karbon di tingkat global. 

“Satu hal yang harus kita pastikan adalah panggilan yang lebih jelas terkait standar global untuk tarif polusi. Ini tidak akan mendorong inovasi melainkan juga akan memberikan sinyal tarif yang lebih jelas kepada sektor swasta untuk mentransformasi kapitalnya kearah emisi rendah,” ujar Trudeau. 

Menteri Lingkungan Steven Guilbeault menyatakan apabila negara-negara tidak mau melakukan inisiatif untuk menetapkan standarisasi pajak karbon, maka Kanada akan mempertimbangkan untuk menerapkan mekanisme penyesuaian perbatasan dimana Kanada akan mengenakan pajak pada produk-produk dari negara yang tidak memiliki komitmen kuat terhadap mitigasi perubahan iklim yang kuat. 

Langkah ini mungkin akan memperumit perdagangan internasional, namun Guilbeault beranggapan bahwa ini diperlukan untuk mengirim sinyal ke negara-negara terkait pendekatan agresif Kanada terhadap mitigasi perubahan iklim.