Identitas digital memainkan peran mendasar dalam menciptakan ekonomi digital. Peran penting digital signature dan security digital platform dalam membangun kepercayaan dibahas secara mendalam pada symposium yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak sebagai bagian dari rangkaian acara DJP IT Summit 2021, dengan Farah Fitria selaku Kepala Divisi Bisnis Digital PERURI sebagai pembicara.
Poin-poin penting yang diangkat antara lain:
- Identitas Digital adalah salah satu teknologi paling penting dalam dunia era modern. Negara-negara yang menerapkan ID digital dapat membuka nilai yang setara dengan 3 hingga 13% dari PDB. Besaran dampaknya berbeda-beda di setiap negara, lebih berdampak pada ekonomi berkembang daripada ekonomi dewasa (McKinsey/2019).
- Menyediakan otentikasi yang andal dan memungkinkan pengiriman pengaturan layanan melalui web atau aplikasi seluler yang memerlukan bukti Identitas.
- Penting bagi pertumbuhan dan kelangsungan ekonomi digital kita, dan fundamental bagi setiap organisasi, di setiap sektor.
- Memungkinkan organisasi untuk membangun kepercayaan dengan pelanggan mereka, merampingkan dan mengamankan operasi mereka. Agar berhasil, konsep ulang Identitas digital diperlukan.
Identitas digital adalah seperangkat atribut dan kredensial digital yang divalidasi di dunia digital, tidak jauh berbeda dengan identitas seseorang di dunia nyata. Identitias digital pada umumnya mengikuti skema ID nasional, yang dapat secara unik mengidentifikasi seseorang secara langsung maupun tidak langsung.
Rasa trust dapat ditumbuhkan oleh beberapa aspek seperti pengalaman. Dalam membangun kerjasama antar perusahaan, contohnya, kepercayaan ditentukan dengan bagaimana kita sebagai klien diperlakukan, pelayanan yang diberikan, adanya kenalan yang bekerja di perusahaan tersebut, serta tanggapan orang terdekat mengenai perusahaan tersebut.
Namun bagaimana caranya menumbuhkan trust dalam konteks digital?
Kepercayaan akan sebuah sistem digital dapat ditumbuhkan dengan melakukan identification, serta berbagai security tools lainnya. Digital trust sendiri merupakan alignment dari privacy control dan privilege yang menentukan apakah orang tersebut merupakan orang yang benar memiliki hak akses atas data yang sesuai, serta alasan dan tujuan mengakses data tersebut.
Dalam membangun kepercayaan digital, apa saja yang diharapkan oleh user digital?
1. Protection
Dalam hal protection, user tentu ingin terlindungi secara aman, namun juga tidak ingin report saat melakukan login dengan banyaknya keperluan otentikasi. User mengharapkan adanya otentikasi multifactor yang tidak menuntut untuk menotentikasi diri mereka sendiri beberapa kali.
2. A simple self-help tool
Dalam menumbuhkan kepercayaan digital, user membutuhkan alat bantu mandiri yang mudah digunakan jika terjadi kasus kehilangan uang atau kehilangan kata sandi.
3. Seamless
Pada umumnya, user mengharapkan segala proses dan fitur digital dapat dilakukan secara seamless, artinya dapat digunakan dengan mudah dan bergerak mulus di seluruh perangkat dan aplikasi.







